Polri Temukan Brankas saat Geledah Kafe de’Clan Terkait Kasus Blackout

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya menemukan sebuah brankas berukuran besar saat menggeledah Kafe de’Clan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7). Brankas itu ditemukan di balik etalase kafe.
Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto membenarkan temuan tersebut.
“Betul (ditemukan brankas),” kata Totok saat dikonfirmasi, Rabu (8/7).
Penggeledahan di Kafe de’Clan dan Point Money Changer merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang ditangani Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penggeledahan itu berkaitan dengan sejumlah perkara yang tengah diusut.
“Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel. Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian Kepolisian untuk melakukan pengungkapan dan proses penyidikan,” kata Budi di lokasi.
Totok menjelaskan penyidikan dilakukan melalui skema joint investigation antara Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
“Di antaranya salah satu proses penyidikan, kita saat ini melaksanakan penggeledahan di beberapa tempat,” ujar Totok.
Ia menyebut penyidikan mencakup dugaan korupsi dan TPPU dalam pengadaan batu bara untuk sejumlah PLTU periode 2018-2026, perkara PT Asabri pada 2020-2025, serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI pada 2020-2025.
Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Macbon mengatakan penyidikan berawal dari dua laporan polisi. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi, TPPU, dan suap dalam penanganan perkara PT Asabri (Persero) dan Asuransi Jiwasraya, serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.
Victor mengatakan penyidik menggeledah delapan lokasi untuk mencari alat bukti. Dua di antaranya adalah Kafe de’Clan dan Point Money Changer di Jakarta Selatan.
“Langkah-langkah yang kami lakukan pada hari ini, kami melakukan upaya di dalam pemenuhan alat bukti di kira-kira delapan lokasi yang kami lakukan penggeledahan. Yang mana di hadapan rekan-rekan hari ini kami melakukan di dua titik, yaitu Cafe de’Clan dan juga Point Money Changer,” ujarnya.
