Polri Ungkap Ada 12 Tempat Teroris JI Latih Pemuda Siap Perang

Densus 88 Polri menggerebek salah satu pusat pelatihan pemuda oleh kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) di Semarang, Jawa Tengah. Rupanya, itu bukan satu-satunya tempat JI membentuk para pemuda ini untuk menjadi teroris.
“Kita sudah melihat bagaimana lokasinya di Semarang. Ada beberapa lokasi di Jawa Tengah. Ada 12, salah satunya ada di Ungaran,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/12).
Namun, Argo tak merinci 12 tempat yang menjadi lokasi utama untuk membentuk para pemuda tersebut menjadi teroris.
Setidaknya, sudah 96 anak muda direkrut dari berbagai pondok pesantren. Pelatihan ini sudah berjalan hingga 7 angkatan.
Ada sosok penting dalam perekrutan santri berprestasi yang mereka ubah jadi teroris muda. Sosok itu, yakni Joko alias Karso.
“Konsep latihan di sana adalah bela diri tangan kosong, lempar pisau, menggunakan sajam berupa benda maupun samurai, diberi pelatihan bagaimana merakit bom, dan penyergapan oleh seseorang yang sudah kita tahan, Joko alias Pak Karso,” ujar Argo.
Usai menjalani pelatihan, anak muda tersebut akan dikirim ke Suriah bergabung dengan Al-Qaeda. Di sana mereka akan diterjunkan dalam medan perang. Setiap pengiriman membutuhkan biaya Rp 300 juta.
“Yang bersangkutan (Joko) menyampaikan sekitar Rp 300 juta sekali berangkat (anak muda) 10 sampai 11 orang,” ucapnya.
