Populer: Alasan 5 Polisi Aniaya Perawat; Andika Perkasa Mutasi 130 Pati TNI
·waktu baca 3 menit

Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Selasa (8/11). Mulai dari alasan 5 polisi di Medan aniaya perawat RS Bandung hingga Andika Perkasa mutasi 130 pati TNI
Bagi Anda yang tak sempat mengikuti perkembangan berita terkini di hari kemarin, kumparan merangkum lima berita populer berikut. Apa saja?
Alasan 5 Polisi di Medan Aniaya Perawat
Sebanyak 5 oknum polisi berpangkat Bripda masih diperiksa Propam Polda Sumut karena menganiaya perawat bernama Wanda dan satpam Rumah Sakit Bandung, Medan. Ternyata penyebab penyerangan dipicu lantaran salah satu pelaku tidak senang disebut security.
"Ada kata-kata dari seseorang sekuriti ataupun perawat RS Bandung mengatakan ke Bripda T 'samanya kita security, sama lah kita security',” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/11).
Hadi menuturkan, peristiwa bermula, saat pelaku Bripda T dan 3 teman wanitanya, Ayu perawat RS Bandung, lalu DB, dan IT yang merupakan seorang mahasiswi, nongkrong di sebuah cafe, Sabtu (5/11). Mereka minum alkohol di cafe hingga Minggu (6/11) dini hari.
Andika Perkasa Mutasi 130 Pati TNI
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa melakukan mutasi besar di internal TNI. Total ada 130 pejabat dimutasi. Mutasi itu tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1122/XI/2022 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.
Surat itu terbit pada 4 November 2022 dan ditandatangani Andika Perkasa melalui Kepala Sekretariat Umum (Setum) TNI Brigjen Edy Rochmatullah.
Andika yang hendak pensiun pada Desember 2022 memutasi/mengangkat sejumlah pejabat inti mulai dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II, Pangdam V/Brawijaya hingga Wadanjen Kopassus.
Hary Tanoesoedibjo Buka-bukaan soal Bisnis TV Analog
Emiten media milik taipan Hary Tanoesoedibjo, anak usaha MNC Group, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), buka-bukaan terkait rencana perusahaan pasca pemerintah mematikan TV analog. Adapun MNC Group membawahi hal siaran RCTI, MNCTV GTV dan iNews.
Kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) Sekretaris Perusahaan MNCN, Cahyarina A. Asri mengatakan, Perseroan melalui anak usaha akan tetap fokus melayani masyarakat dengan menyediakan tayangan dan informasi kepada masyarakat.
“Hanya saja khusus wilayah Jabodetabek sistem yang dipergunakan bukan lagi analog tetapi digital,” tulis dia seperti dikutip, Selasa (8/11).
Aipda AL yang Selingkuh dengan Istri TNI Dipecat dari Polres Purworejo
Aipda AL, polisi yang berselingkuh dengan istri anggota TNI, akhirnya resmi dipecat dari kesatuannya. Anggota Polres Purworejo itu terbukti melakukan pelanggaran berat dan berbuat asusila dengan istri orang lain.
Proses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Aipda AL tersebut tertuang dalam surat Kapolda Jateng Nomor Kep: 1193/XI/2022 tanggal 7 November 2022.
Upacara PTDH Aipda AL dipimpin langsung Kapolres Purworejo, AKBP Muhammad Purbaja, di halaman Mapolres pada Selasa (8/11).
Video Porno 'Kebaya Merah' Pesanan Seseorang di Twitter
Dua pemeran video porno kebaya merah, yakni ACS (laki-laki) dan AH (perempuan) sudah ditetapkan sebagai tersangka. Hasil pemeriksaan sementara, keduanya mengaku membuat video tersebut berdasarkan pesanan dari seseorang melalui akun Twitter.
Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol M Farman mengatakan dalam pembuatan video porno yang viral tersebut, mereka mendapat pesanan dengan tema menjadi seorang resepsionis hotel.
"Modus tersangka ACS dan AH membuat adegan tersebut dikarenakan adanya pesanan konten video porno dengan tema resepsionis hotel dari sebuah akun Twitter yang saat ini masih kita lakukan penyelidikan," ujar Farman dalam jumpa pers di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (8/11).
