Positivity Rate Nakes di Jakarta Capai 30%, Wagub DKI Sebut Masih Aman
·waktu baca 2 menit

Melonjaknya kasus COVID-19 di DKI Jakarta membuat para tenaga kesehatan (nakes) yang merawat para pasien turut terkonfirmasi Corona. Bahkan menurut Kemenkes, positivity rate-nya di beberapa rumah sakit sudah di atas 30 persen.
Terkait hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan kapasitas rumah sakit rujukan dan jumlah nakes untuk penanganan COVID-19 masih aman.
“Soal nakes tidak ada masalah. Seperti yang sudah sering kami sampaikan, DKI Jakarta akan terus memastikan kesiapan sarana prasarana,” kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/2).
Sebagai informasi, menurut hasil skrining PCR kepada 9.161 nakes di rumah sakit afiliasi Kemenkes di Jakarta periode 30 Januari sampai 5 Februari 2022 lalu, terdapat 4 rumah sakit dengan positivity rate di atas 30 persen.
Menurut data dari Pemprov DKI Jakarta, saat ini terdapat 144.700 nakes yang ditugaskan untuk merawat pasien COVID-19 di rumah sakit rujukan dan juga puskesmas.
Selama Jakarta berada di gelombang 3 ini, Pemprov DKI akan memastikan kapasitas pasien di seluruh rumah sakit rujukan aman dan terkendali.
“Kita belajar dari tahun lalu dengan jumlah yang tinggi sekalipun, di bulan Juni-Juli Agustus tahun lalu kita bisa menyiapkan berbagai sarana prasarana mulai dari rumah sakit laboratorium tempat tidur ICU nakes obat-obatan bahkan oksigen kita dapat kendalikan dengan baik,” jelas Riza.
Untuk itu, Riza kembali mengimbau kepada warga Jakarta untuk selalu mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas di luar rumah.
“Mohon laksanakan prokes dengan baik patuh taat dan disiplin dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
