PPKM Mikro Diperketat, Kapasitas Restoran 25% dan Mal hingga Pukul 20.00 WIB
ยทwaktu baca 1 menit

Pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM skala mikro 2 minggu mulai 22 Juni hingga 5 Juli. Karena penyebaran virus corona di Indonesia yang terus meningkat setiap harinya, pembatasan kegiatan akan diterapkan secara ketat.
Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) Airlangga Hartarto mengungkapkan, kegiatan di sektor esensial seperti pelayanan dasar utilitas publik, proyek vital nasional, hingga kebutuhan pokok masyarakat tetap beroperasi 100 persen dengan jam operasional, kapasitas, dan protokol kesehatan yang lebih ketat.
"Kemudian kegiatan restoran, warung makan, pedagang kaki lima baik yang berdiri sendiri, pasar, pusat perbelanjaan atau mal, ini untuk kegiatan dine in atau makan minum paling banyak 25 persen dari kapasitas dan sisanya take away atau bawa pulang," kata Airlangga dalam pernyataannya, Senin (21/6).
Layanan pesan antar pun harus menyesuaikan dengan jam operasional restoran yang dibatasi hanya sampai pukul 20.00 WIB. Demikian pula dengan jam operasional mal yang akan dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.
"Kegiatan di pusat perbelanjaan, mal, atau pasar jam operasional maksimal sampai jam 20.00 WIB dan maksimal pengunjung 25 persen dari kapasitas. Kemudian kegiatan konstruksi atau tempat konstruksi dapat beroperasi dengan protokol kesehatan," tuturnya.
Lebih lanjut, data di lapangan menunjukkan ada 87 kabupaten/kota di 29 provinsi yang fasilitas rumah sakit sudah penuh di atas 70 persen. Sehingga Presiden Jokowi menegaskan pentingnya disiplin menerapkan 3M.
"Pak Presiden juga menyampaikan apa yang terjadi di lapangan dan apa tindak lanjut yang dilakukan oleh TNI dan Polri, terutama untuk menangani di beberapa daerah yang kemarin tinggi duluan yaitu di Riau, di Kepri, maupun Kudus," ujarnya.
Sementara untuk penanganan COVID-19 bagi ibu melahirkan, bayi, balita, dan anak-anak akan ditangani secara khusus oleh BKKBN.
"Kemudian terkait vaksinasi, Pak Menkes akan menjelaskan [karena] Pak Presiden minta ditingkatkan jadi 1 juta di Juli," pungkasnya.
