PPP soal 3 Majelis Partai Desak Suharso Mundur: Sudah Minta Maaf
·waktu baca 2 menit

3 Majelis di DPP PPP mendesak Ketua Umum Suharso Monoarfa mengundurkan diri dari jabatannya, karena materi pidato di acara KPK yang menyinggung amplop untuk kiai. Suharso bahkan dilaporkan ke polisi karena dianggap menistakan agama.
Merespons itu, Sekjen PPP, Arwani Thomafi mengatakan, Suharso telah meminta maaf dan menjelaskan potongan video yang beredar. Permintaan maaf disampaikan Suharso di Instagram.
"Ketum telah menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan atas potongan video yang beredar di publik," kata Arwani kepada kumparan, Selasa (23/8).
Arwani mengatakan, pada Senin (22/8) Suharso sudah menjelaskan kepada Wakil Ketua dan Sekretaris Majelis Syariah maksud dari perkataan dalam pidatonya yang beredar yang dinilai menistakan agama.
"Ketum sowan dan sudah menjelaskan kepada Wakil Ketua Majelis Syariah KH Afifudin Muhajir dan Sekretaris Majelis Syariah H Chaerul Saleh Rasyid. Beliau memahami dan lega sudah mendapatkan penjelasan secara utuh dari Ketum," ujar Arwani
"Insyaallah semua ini akan segera dituntaskan," pungkasnya.
Sebelumnya, muncul surat dari 3 Majelis di DPP PPP kepada Ketum Suharso Monoarfa yang meminta agar mengundurkan diri dari jabatannya karena polemik pidato amplop untuk kiai.
Surat itu ditandatangani oleh tiga Pimpinan Majelis PPP, yakni Majelis Syariah Mustofa Aqil Siraj, Majelis Kehormatan Muhamad Mardiono dan Majelis Pertimbangan Zarkasih Nur.
"Kami sebagai pimpinan ketiga Majelis di DPP PPP meminta Saudara Suharso Monoarfa untuk berbesar hati mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum DPP PPP," tulis 3 Majelis PPP dalam surat yang diterima kumparan pada Selasa (23/8).
