Prabowo: Australia Undang Lebih Banyak TNI Berlatih

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menlu Australia Marise Payne serta Menhan Australia Linda Reynolds, Jumat (6/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menlu Australia Marise Payne serta Menhan Australia Linda Reynolds, Jumat (6/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan kembali mengirimkan pasukan TNI untuk berlatih di Australia. Program pelatihan tersebut merupakan bentuk kerja sama di bidang pertahanan yang ditawarkan Australia.

Penawaran itu disampaikan Menhan Australia Linda Reynolds saat bertemu Prabowo di pertemuan 2+2 di Nusa Dua, Bali.

“TNI diundang untuk ikut serta dalam latihan lebih banyak di Australia,” ujar Prabowo di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Jumat (6/12).

“Kemudian saya juga terima kasih terima kasih ada undangan untuk lebih banyak perwira-perwira kita, bahkan taruna kita, untuk ikut serta dalam pendidikan di akademi militer Australia,” sambungnya.

Menhan RI Prabowo Subianto usai melakukan pertemuan dengan Menlu Australia Marise Payne dan Menhan Australia Linda Reynold, Bali, Jumat (6/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Sementara itu, Menhan Australia Linda Reynolds mengatakan kerja sama pelatihan untuk TNI bukan hal yang baru. TNI dan Australian Defence Force (ADF) setidaknya sudah 20 kali melakukan pertemuan bilateral dan latihan bersama setiap tahun.

“Tahun ini saja, Australia menerima 150 pelajar Indonesia untuk pendidikan dan pelatihan dengan ADF,” kata Reynolds di lokasi yang sama.

Menhan RI Prabowo Subianto dan Menlu RI Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menlu Australia Marise Payne dan Menhan Australia Linda Reynold, Jumat (6/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Selain pelatihan TNI, keduanya sepakat meningkatkan kerja sama memberantas illegal fishing dan kejahatan transnasional.

“Kita juga sepakat untuk kerja sama dalam bidang maritim. Juga Australia akan menawarkan kerja sama terutama di bidang pertukaran informasi dan intelijen, khususnya menghadapi illegal fishing dan kejahatan transnasional di perairan Indonesia,” kata Prabowo.

“Pertemuan hari ini menguatkan bahwa hubungan pertahanan kita akan terus tumbuh dan semakin kuat,” sambung Linda.

kumparan post embed