Prabowo Bakal Beli Pesawat Bekas tapi Berusia Muda untuk Perkuat Alutsista RI

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) didampingi Dirut PTDI Gita Amperiawan (keempat kiri) dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono (kedua kiri) meninjau alutsista di hanggar Pesawat PTDI, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/6). Foto: Novrian Arbi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) didampingi Dirut PTDI Gita Amperiawan (keempat kiri) dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono (kedua kiri) meninjau alutsista di hanggar Pesawat PTDI, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/6). Foto: Novrian Arbi/ANTARA FOTO

Indonesia tengah berupaya memenuhi Minimum Essential Force (MEF) 2024 dengan menghadirkan banyak alutsista sebagai anggota pertahanan baru TNI. Tidak cuma membeli barang baru, ada juga alutsista bekas yang jadi opsi pembelian.

Menhan Prabowo Subianto mengatakan, beberapa pesawat tempur RI juga sudah menjalani upgrade. Tak hanya itu, sejumlah pesawat bekas masuk radar Prabowo untuk diboyong, tapi belum diketahui jenisnya.

"Kita akan rencana juga mengakuisisi pesawat-pesawat yang tidak baru tapi masih muda usianya. Rencana kita, kita akan ambil beberapa pesawat dari luar negeri yang masih muda," kata Prabowo di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (8/3).

Menhan Prabowo Subianto didampingi KASAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo berbincang dengan penerbang pesawat tempur Rafale milik Angkatan Udara dan Antariksa Prancis saat berlangsungnya pameran industri pertahanan Indo Aerospace Expo & Forum 2022. Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Prabowo memang sudah memesan 42 pesawat tempur Rafale dari Prancis untuk memperkuat TNI AU. Pesawat akan datang secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

"Kita sementara lagi harus negosiasi untuk tambah pesawat-pesawat lain. Dan juga sebentar itu kalau kita sudah tanda tangan untuk pesawat Rafale datangnya baru 3, 4, 5 tahun. Sementara kita harus mempunyai yang cukup kuat," jelas dia.

Wamenhan Herindra Hadiri Ceremony of Celebration of KFX/IFX di Sacheon Air Base, Korea Selatan, Rabu (28/9). Foto: Dok. Biro Humas Setjen Kemhan

Pengadaan alutsista memang sangat tergantung pada anggaran. Pesawat tempur kerja sama dengan Korea Selatan, KFX/IFX juga masih terus dikembangkan.

Dari matra laut, Prabowo menyebut ada 41 kapal selam yang sedang dimodernisasi. Tahun ini, akan datang 27 kapal selam.

"Insyaallah akhir tahun saya berharap tanggal 5 Oktober, paling lambat Hari Armada, Hari Armada 5 Desember, ya? Kita sudah siap 27 kapal selam yang sudah dimodernisasi," ungkapnya.