Prabowo: Kita Akan Buat Mobil-Handphone Kita Sendiri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan paparan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan paparan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan, pembentukan BPI Danantara sudah mulai terasa saat ini. Badan itu, katanya akan memperkuat pembiayaan investasi.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu (20/5).

"Danantara ternyata sudah dirasakan keampuhannnya. Danantara akan mempercepat pembiayaan pembangunan khususnya investasi dan modal kerja untuk percepatan industrialisasi," kata Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto tiba di Kota Cebu, Filipina, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN (7/5/2026). Untuk pertama kalinya, saat mendarat di luar negeri, Presiden Prabowo dijemput dengan mobil Maung. Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Prabowo menegaskan, Indonesia harus industrialisasi. Ia juga menekankan, ndonesia harus dapat memproduksi handphone hingga mobil milik negeri.

"Kita harus industrialisasi, kita harus bikin mobil kita sendiri, kita harus bikin motor kita sendiri, kita harus bikin televisi, komputer, handphone kita sendiri," ujarnya.

Lebih jauh, Prabowo menekankan, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi negara lain. Bahkan, ia sudah mengumpulkan para pakar untuk memulai hal itu.

"Kita tidak boleh hanya menjadi pasar bagi bangsa lain, dan kita akan lakukan. Saya sudah kumpulkan profesor-profesor kita, saya sudah kumpulkan pakar-pakar kita saya katakan 'pengabdianmu untuk bangsa wujudkan hal ini' Tidak boleh kita menyerah. Tidak boleh kita merasa rendah diri," pungkasnya.