Pram Resmikan Klenteng di PIK: Wujud Toleransi di Jakarta
·waktu baca 2 menit

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Klenteng Tian Fu Gong di kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Minggu (17/5).
Dalam sambutannya, Pramono mengatakan pembangunan Klenteng Tian Fu Gong tidak hanya sebatas pembangunan fisik rumah ibadah, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan antarumat beragama.
“Pembangunan klenteng ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol keberagaman, persatuan, kebersamaan, toleransi antarumat beragama yang ada di Jakarta. Dan inilah yang menjadi bagian utama dalam pemerintahan saya yang saya bangun saat ini,” kata Pramono dalam sambutannya.
Pram turut mengapresiasi Yayasan Sanggar Sinar Suci serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan klenteng tersebut.
“Mewakili Pemerintah DKI Jakarta, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Yayasan Sanggar Sinar Suci serta berbagai pihak yang bergotong royong membangun klenteng ini,” ujarnya.
Pramono juga menyoroti pembangunan kawasan rumah ibadah lintas agama di sekitar lokasi peresmian. Ia menyebut kawasan tersebut telah memiliki Masjid Al-Ikhlas, fasilitas untuk umat Buddha, Klenteng Tian Fu Gong untuk umat Tridharma atau Taoisme, serta rencana pembangunan gereja Katolik.
“Ini menunjukkan bahwa kebersamaan, keberagaman, toleransi betul-betul telah selesai di tempat ini. Dan inilah Indonesia,” ucapnya.
Selain sebagai tempat ibadah, Pramono berharap Klenteng Tian Fu Gong dapat berkembang menjadi pusat interaksi sosial sekaligus ruang pelestarian budaya dan sejarah leluhur bagi para pemeluknya.
Ia juga menilai kawasan rumah ibadah lintas agama di PIK berpotensi menjadi destinasi wisata religi dan budaya baru di Jakarta.
“Kalau melihat PIK sudah mempersiapkan seperti ini, ada Katolik, ada Islam, ada Buddha, ada Taoisme, saya yakin orang pasti akan datang ke tempat ini,” kata dia.
