Pram Soroti soal Saldo Terpotong Dua Kali saat Tap-in di Mesin Transjakarta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bus listrik Transjakarta koridor 1W rute Blok M-Ancol yang diresmikan hari ini oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Halte Transjakarta Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (26/7/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bus listrik Transjakarta koridor 1W rute Blok M-Ancol yang diresmikan hari ini oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Halte Transjakarta Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (26/7/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti keluhan warga soal mesin tap-in dan tap-out Transjakarta yang kerap bermasalah, hingga menyebabkan saldo pengguna terpotong dua kali.

Seharusnya, saldo pengguna hanya terpotong pada saat melakukan tap-out dengan tarif sebesar Rp 2.000 setiap pukul 05.00-07.00 WIB dan Rp 3.500 seterusnya.

“Saya sendiri juga mengeluhkan hal yang sama. Tap in-nya sering kali tidak berjalan dengan baik,” ujar Pramono di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (30/10).

Pramono mengaku sudah meminta Transjakarta melakukan evaluasi agar kasus serupa tak kembali terjadi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi lokasi pengerjaan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona 1 di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (30/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

“Dan untuk itu saya sudah meminta kepada jajaran Transjakarta untuk memperbaiki supaya itu tidak terulang kembali,” kata dia.

Ia berharap sistem pembayaran transportasi di Jakarta bisa semakin modern dan praktis, setara dengan kota-kota besar dunia.

“Termasuk MRT, bukan hanya Transjakarta, supaya kemudian semua yang terkoneksi untuk sistem pembayaran di Jakarta supaya sekarang ini dilakukan perbaikan. Saya berharap seperti di kota-kota besar dunia, sambil lari begini aja udah bisa nge-tap,” ucap dia.