Pramono soal Golput Tinggi: Itu Realita, Warga Ingin Pilkada Segera Berakhir
·waktu baca 1 menit

Golput di Pilgub Jakarta 2024 tinggi. Warga yang datang ke TPS hanya sekitar 53,05%.
Cagub Jakarta Pramono Anung tidak memungkiri partisipasi warga menggunakan hak pilih rendah. Ini juga terjadi di berbagai daerah.
“Yang pertama mengenai orang yang tidak menggunakan hak pilihnya memang di dalam Pemilu kali ini merata di seluruh Indonesia. Hampir sama sebenarnya, termasuk di Jakarta cukup tinggi," ujar Pramono dalam konferensi pers di Cipete Jakarta Selatan, Kamis (28/11).
Jadi itu adalah realita bahwa sebenarnya masyarakat sudah pengin Pemilunya itu segera berakhir.
--Cagub Jakarta Pramono Anung.
Tahun ini memang dipenuhi dengan Pemilu. Diawali dengan Pilpres dan Pileg di awal tahun. Lalu, diakhiri dengan Pilkada Serentak pertama se-Indonesia.
Pramono menilai, faktor ini juga tak lepas dari rendahnya partisipasi pemilih dan tingginya golput.
“Karena kemarin dalam waktu yang berurutan ada Pemilu Legislatif, Pilpres, dan Pilkada dalam waktu yang berdekatan itu melelahkan bagi publik,” ucap Pramono.
Pramono mengatakan, akan tetap optimistis Pasangan Calon Gubernur Jakarta nomor urut 3 dapat memenangkan Pilgub Jakarta dalam satu putaran.
“Dengan demikian saya termasuk yang berpandangan mudah-mudahan Jakarta ini tetap satu putaran supaya kita segera berkonsentrasi untuk pekerjaan normal kembali,” tandasnya.
