kumparan
20 November 2019 10:24

Pratikno Sambangi Nadiem, Bantah Bahas Posisi Wamendikbud

Mensesneg Pratikno usai bertemu Mendikbud, POTRAIT
Mensesneg Pratikno (kiri) berjalan usai bertemu dengan Mendikbud Nadiem Makarim di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (20/11). Foto: Muhammad Darisman/kumparan
Mensesneg Pratikno menyambangi Mendikbud Nadiem Makarim di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu pagi (20/11).
ADVERTISEMENT
Pantauan kumparan, Pratikno tiba di gedung Kemendikbud sekitar pukul 8.00 WIB. Ia mengenakan kemeja putih dan naik mobil dinas berpelat RI 18.
Pratikno baru keluar dari gedung utama Kemendikbud sekitar pukul 10.00 WIB tanpa didampingi Nadiem. Ditanya mengenai pembahasan dalam pertemuan itu, Pratikno hanya mengatakan membicarakan soal pendidikan tinggi.
“Enggak pertemuan, cuma obrolan biasa membahas pendidikan tinggi,” ujar Pratikno.
Ia tidak merinci secara khusus masalah pendidikan tinggi apa yang dibahas dalam pertemuan selama dua jam itu. Sementara saat disinggung apakah juga membahas Wamendikbud, Pratikno menegaskan tidak ada pembicaraan ke sana.
“Enggak (bahas Wamendikbud). Belum, belum,” ujar Pratikno yang kemudian bergegas meninggalkan Kemendikbud.
Yulian, salah satu staf Pratikno, mengatakan Mensesneg itu memang sering bertemu dengan Nadiem. Bahkan, sejak pendiri Gojek itu belum masuk dalam kabinet Jokowi.
ADVERTISEMENT
“Iya Pak Pratikno menemui Mas Nadiem. Biasanya juga sering ketemu di luar, sejak sebelum Mas Nadiem jadi menteri,” ujar Yulian
Juru bicara Istana Fadjroel Rachman sebelumnya menyebut belum ada lagi tambahan wakil menteri selain untuk wakil menteri pendidikan dan kebudayaan dan Wakil Panglima TNI.
"Saya dan Mensesneg Pratikno baru mendiskusikan wamen untuk Mendikbud dan Wakil Panglima TNI," kata Fadjroel saat dikonfirmasi, Sabtu (9/11).
Mensesneg Pratikno usai bertemu Mendikbud
Mensesneg Pratikno (kiri) berjalan usai bertemu dengan Mendikbud Nadiem Makarim di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (20/11). Foto: Muhammad Darisman/kumparan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan