Presiden Afsel Minta Negara di Dunia Cabut Larangan Masuk Warga dari Wilayahnya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa. Foto: Sumaya Hisham/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa. Foto: Sumaya Hisham/REUTERS

Presiden Afrika Selatan (Afsel) Cyril Ramaphosa menyerukan agar negara-negara di dunia mencabut larangan masuk warga dari negaranya.

Ramaphosa bahkan meminta kebijakan itu dicabut sesegera mungkin. Sebab, aturan larangan masuk warga dari Afsel sama sekali tidak beralasan.

"Kami serukan semua negara di dunia yang memberlakukan larangan perjalan kepada kami dan negara wilayah selatan Afrika secepat mungkin mengubah keputusannya," ucap Ramaphosa dikutip dari The National.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa. Foto: Sumaya Hisham/REUTERS

Ramaphosa memastikan, secara pribadi dirinya sangat kecewa. Kebijakan pelarangan masuk diambil tanpa ada informasi atau data yang cukup dari para ahli kesehatan.

Larangan masuk bagi warga Afsel dan warga beberapa negara Afrika lainnya diambil menyusul penemuan varian Omicron. Varian itu masuk klasifikasi variant of concern (VOC) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Varian Delta yang menyebar dengan ganas pada Juli lalu juga masuk VOC.

Indonesia menjadi salah satu dari banyak negara di dunia yang memberlakukan larangan masuk bagi warga dari atau setelah melakukan perjalanan dari Afrika.

kumparan post embed

Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 No. 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Belum diketahui sampai kapan aturan pembatasan perjalanan internasional ini akan diterapkan.