Presiden Zuma Undang Jokowi Berkunjung ke Afrika Selatan

Presiden Joko Widodo siang tadi menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma di Istana Merdeka. Seusai pertemuan bilateral, Presiden Zuma mengundang Jokowi untuk berkunjung ke Afrika Selatan.
"Kami juga tadi sudah membahas berbagai masalah bilateral. Saya juga telah mengundang Presiden Widodo untuk mengunjungi Afrika Selatan pada tanggal yang bakal disepakati antara para menteri kami," ujar Zuma saat menggelar konferensi pers di Istana Merdeka, Rabu (8/3).
Kunjungan Jokowi ke Afrika Selatan, lanjut Zuma, sangat penting untuk mempererat hubungan kedua negara. Tampak mendampingi Jokowi antara lain, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
Zuma juga memuji Presiden Jokowi karena telah menyelenggarakan KTT IORA dengan sangat baik. Ia berterima kasih atas kepemimpinan Indonesia di IORA.
Indonesia dan Afrika, kata Zuma, telah sepakat untuk memperkuat kerja sama di sektor perdagangan, investasi, pertanian, dan pertahanan.
Presiden Jokowi menyampaikan kepada Presiden Afrika Selatan bahwa Indonesia mendukung penuh Afrika Selatan menjadi ketua IORA. Presiden juga menyebut bahwa pertemuan bilateral telah melahirkan nota kesepahaman di tiga bidang yaitu pelatihan dan pendidikan diplomatik, visa, serta rencana aksi kemitraan antara Indonesia dan Afrika Selatan.
"Dan dalam kunjungan ini telah ditandatangani tiga MoU di bidang pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas, pelatihan dan pendidikan diplomatik dan rencana aksi kemitraan strategis Indonesia Afrika 2017-2021," lanjut dia.
Jokowi juga menilai bahwa Indonesia dan Afrika Selatan merupakan dua negara yang aktif dalam kerja sama Selatan-Selatan. Sehingga, Indonesia berharap kemitraan dengan Afrika Selatan dapat terus terbina dalam menggerakkan kerja sama Selatan-Selatan.
"Indonesia mengharapkan agar kemitraan Indonesia dan Afrika Selatan dalam menggerakkan kerja sama Selatan-Selatan, termasuk melalui kemitraan strategis baru sehingga relasi Asia-Afrika dapat lebih diintensifkan," ujar Jokowi.
