Pria di Bantul Tusuk Temannya Pakai Cula Ekor Pari Beracun, Kini Dibui
·waktu baca 2 menit

Seorang pria di Parangtritis, Kabupaten Bantul, berinisial PP (32) ditusuk rekannya yang berinisial M (28) dengan cula ekor ikan pari beracun pada Senin (20/10).
"Iya, buntut ikan pari yang beracun," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (22/10).
Dari foto yang polisi bagikan, ekor ikan pari itu diberi gagang seperti obeng.
"Itu gambarnya seperti itu, dikasih gagang," katanya.
Meski ditusuk dengan ekor beracun, Rita mengatakan, korban masih bisa datang ke kantor polisi untuk melapor.
Sakit yang paling terasa adalah luka tusukan di bagian pinggang. Kepala korban juga sempat terasa pusing tetapi tak ada laporan korban sampai demam.
"Setelah kejadian masih bisa lapor. Jadi merasa sakit di pinggangnya itu (kena tusuk)," jelasnya.
Rita mengatakan penganiayaan ini bermula dari korban yang jalan kaki menuju bengkel untuk mengambil motor. Korban berjalan di depan kos pelaku.
Saat itu pelaku sedang duduk bersama pacarnya.
"Tiba-tiba terlapor (pelaku) berdiri sambil memegang kunci L, saat itu terlapor mengumpat dan menantang korban," katanya.
Keduanya lalu adu mulut. Pelaku memukul korban dengan kunci L yang dipegang tetapi korban bisa menghindar.
"Setelah itu korban pergi mencari adik kandungnya bermaksud untuk menyelesaikan permasalahan ini," jelasnya.
Korban dan adiknya menuju ke kos pelaku. Saat sampai di sana, pelaku justru menantang korban dan adiknya.
"Tiba-tiba terlapor melakukan kekerasan terhadap korban. Saat itu korban merasa ada sesuatu di pinggang sebelah kirinya. Lalu korban dan adiknya menuju gudang ikan, dan mencabut benda yang berada di pinggang sebelah kiri korban yang ternyata benda tersebut adalah cula ikan pari," jelas Rita.
Saat ini pelaku telah ditangkap polisi dan ditahan. Motif penganiayaan ini masih didalami. Diduga ada masalah pribadi karena keduanya saling kenal.
"(Motif) masih didalami. Diperiksa. Saling kenal sudah lama," pungkas Rita.
