Pria di Sumut yang Bunuh Sepupu karena Cemburu Kini Tewas karena Bunuh Diri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
eye-off
Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?
Polisi memeriksa jenazah pria yang bunuh diri usai membunuh sepupunya. Foto: Dok. Polres Tapteng
Polisi memeriksa jenazah pria yang bunuh diri usai membunuh sepupunya. Foto: Dok. Polres Tapteng

Kasus MS (55) pria di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut), yang mencoba bunuh diri usai menggorok leher sepupunya Paido Lumban Tobing (50), memasuki babak baru. MS kini dilaporkan meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Tapanuli Tengah AKP Horas Gorning membenarkannya. “Iya benar,”ujar Horas kepada kumparan, Senin (25/7)

kumparan post embed

Kata Horas, MS meninggal di Rumah Sakit Umum Pandan, Sabtu (23/7), sekitar pukul 16.00 WIB atau tepatnya 4 hari setelah peristiwa pembunuhan terhadap Paido.

Horas mengatakan saat proses pemakaman, jenazah MS sempat ditolak warga tempatnya tinggal, di Desa Rampah Kecamatan Sitahuis.

“Namun kita lakukan penggalangan dan hasilnya diterima namun tidak boleh disemayamkan di rumah duka, tetapi langsung dikuburkan,”ujarnya.

Ilustrasi mayat. Foto: Shutterstock

MS ini meninggal setelah mencoba bunuh diri dengan menikam perutnya sendiri.

Sebelumnya, pembunuhan yang dilakukan MS terhadap sepupunya terjadi Selasa (19/7). Pelaku cemburu lantaran korban kedapatan mengobrol dengan istrinya.

Awalnya pelaku mendatangi sebuah warung dan bertanya ke korban, keberadaan anaknya.

Saat itu, korban berusaha kabur dengan cara lompat ke parit, tetapi pelaku tetap mengejar korban yang kondisinya terluka. Kemudian pelaku menggorok leher korban, lalu menusuk lengan tangan korban hingga korban meninggal dunia.

Saat kejadian, warga berupaya mengamankan pelaku, tapi pelaku yang membawa pisau berusaha melukai warga. Dia lalu mencoba bunuh diri.

“Saat itu saksi juga melihat pelaku menikam perutnya sendiri sebanyak 2 kali dan menggorok lehernya sendiri, dengan menggunakan pisau yang digunakannya membunuh korban,”ujar Horas

Saat itu pelaku tampak terkapar di Jalan Raya dengan luka tusuk yang dibuatnya sendiri. Polisi yang tiba dilokasi lalu membawanya ke RSUD Pandan untuk mendapatkan pertolongan.