Pria Kuliti Macan Dahan Terlacak Polisi, Seorang TKI di Malaysia

Baru-baru ini beredar sebuah foto yang memperlihatkan beberapa orang warga menguliti seekor satwa yang diduga jenis neofelis nebula atau macan dahan, di pinggir sungai.
Setelah melakukan penelusuran bersama Direktorat Tindak Pidana Siber (Ditipidsiber) dan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Ditipidter), Bareskrim Polri berhasil melacak pemilik foto tersebut.
“Ini TKP di Malaysia, berdasarkan info dari Ditsiber. Tapi orang yang foto di situ adalah kelahiran Bojonegoro, orang Indonesia,” kata Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Fadil Imran dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (3/7).
Fadil menerangkan, orang yang memiliki dan mengunggah foto tersebut di media sosial pertama kali, bekerja sebagai TKI di Malaysia. Menurut pengakuannya pada polisi, saat itu ia tak ikut menguliti macan tersebut.
“Namanya Reza Saputra itu, dia tinggal di Bojonegoro, motifnya hanya ingin foto,” kata Fadil.
Untuk sementara, Fadil tidak dapat melakukan pengusutan kasus tersebut akibat kejadian tersebut terjadi di Sarawak, Malaysia. Namun, kerjasama akan segera digalang antara PDRM (Polis Diraja Malaysia) dengan Tipidter.
“Karena di Malaysia, kita mau kerjasama sama PDRM, di daerah Sarawak sana,” tutup Fadil.
Warganet dibuat geram dengan beredarnya foto beberapa orang yang tengah menguliti hewan langka. Beberapa foto itu menjadi viral setelah diunggah oleh pemilik akun Facebook Dewi Manjah di grup Info Jabodetabek Terkini, Sabtu (29/6).
Dalam foto yang diunggah, tampak dua orang dewasa dan satu anak-anak tengah memegang kucing besar berwarna cokelat dengan tutul hitam. Salah satu pria dewasa dengan baju berwarna biru terlihat tengah menguliti hewan tersebut.
Dalam foto lain, pria dengan kaus putih tersenyum sembari memamerkan satwa yang telah dikuliti.
Dari ciri-ciri yang terlihat, motif kulit kucing besar itu serupa dengan macan dahan atau neofelis nebula, salah satu jenis hewan yang dilindungi. Oleh karenanya, banyak warganet yang geram dan mengecam aksi tersebut. Mereka juga meminta agar kasus tersebut segera diusut, dan memberi hukuman yang setimpal bagi pelaku.
