Profil 4 Jenderal Polri yang Ikut Seleksi Calon Pimpinan KPK

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Gedung Mabes Polri. Foto: A.willem/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Mabes Polri. Foto: A.willem/Shutterstock

Polri mengutus empat nama untuk mengikuti seleksi Calon Pimpinan (Capim) KPK. Empat nama yang diutus oleh Polri berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) hingga Komisaris Jenderal (Komjen).

"Polri memberikan beberapa nama untuk dalam hal ini yang tentunya melalui seleksi dan memenuhi syarat," kata Karopenmas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mabes Polri pada Selasa (16/7).

Berikut ini profil empat calon yang diutus oleh Polri:

Komjen Setyo Budiyanto

Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Pol Setyo Budiyanto menyampaikan keterangan pers terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016 di gedung KPK, Jakarta. Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Setyo lahir di Surabaya pada 29 Juni 1967. Dia merupakan lulusan Akpol pada tahun 1989 dan berpengalaman di bidang Reserse.

Setyo pernah menjabat sebagai Kapolda NTT pada tahun 2021 hingga 2022. Kemudian, Kapolda Sulut pada tahun 2022 hingga 2023. Adapun sejak tahun 2023 hingga sekarang, Setyo menjabat selaku Inspektur Jenderal di Kementerian Pertanian.

Sebelum menjadi Kapolda, dia juga pernah bertugas di KPK sebagai Direktur Penyidikan.

Harta Kekayaan

Setyo terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 1 April 2024 untuk tahun periodik 2023. Setyo tercatat mempunyai harta kekayaan dengan total senilai Rp 9.611.000.000. Berikut ini rinciannya:

  • Tanah dan bangunan dengan total senilai Rp 7.600.000.000. Tanah dan bangunan itu tersebar di berbagai wilayah yakni Tangerang Selatan, Makassar, hingga Bogor.

  • Alat transportasi senilai Rp 946.000.000 yang terdiri dari sepeda senilai Rp 15.000.000, motor Piaggio Vespa senilai Rp 21.000.000, Trek RB senilai Rp 35.000.000, dan mobil Toyota LX senilai Rp 875.000.000

  • Setyo tercatat mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 360.000.000 dan kas atau setara kas senilai Rp 705.000.000.

Total: Rp 9.611.000.000.

Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra

Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra saat menyampaikan paparan di Mapolda Sumut, Selasa(16/8). Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Panca lahir di Tapanuli Utara pada 19 Januari 1969. Dia mempunyai pengalaman dalam bidang Reserse. Panca tercatat pernah menjabat sebagai Kapolda Sulut pada tahun 2020 hingga 2021 dan Kapolda Sumut pada tahun 2021 hingga 2023.

Adapun sejak tahun 2023 hingga sekarang, Panca menjabat sebagai Sekretaris Utama Lemhannas.

Sebelumnya menjabat kapolda di beberapa daerah, dia juga pernah berkiprah di KPK sebagai Direktur Penyidikan KPK. Sebelum akhirnya kembali ditarik ke Polri.

Harta Kekayaan

Panca terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 30 April 2024 untuk periodik tahun 2023. Panca mempunyai total kekayaan senilai Rp 10.205.458.272.

  • Tanah dan bangunan dengan total senilai Rp 7.000.000.000 yang tersebar di Semarang dan Tangerang Selatan.

  • Alat transportasi dengan total senilai Rp 425.000.000 yang terdiri dari mobil Toyota Harrier senilai Rp 175.000.000 dan Honda CRV senilai Rp 250.000.000.

  • Harta bergerak senilai Rp 105.000.000 serta kas dan setara kas senilai Rp 2.675.458.272.

Total: Rp 10.205.458.272.

Irjen Djoko Poerwanto

Irjen Djoko Poerwanto Foto: Adi Wibowo/Antara

Djoko lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, pada 7 November 1967. Dia merupakan lulusan Akpol pada tahun 1989 dan berpengalaman dalam bidang Reserse.

Sebelum menjabat sebagai Kapolda Kalteng, Djoko pernah menjabat sebagai Kapolda NTB pada tahun 2021 hingga 2023.

Dia juga tercatat pernah menjadi Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

Harta Kekayaan

Djoko mempunyai harta kekayaan total senilai Rp 962.000.000 yang dilaporkan pada 6 Februari 2024 untuk tahun periodik 2023. Berikut rinciannya:

  • Tanah dan bangunan senilai Rp 480.000.000 yang tersebar di Tasikmalaya.

  • Alat transportasi dengan total senilai Rp Rp 225.000.000 yang terdiri dari Honda CRV senilai Rp 210.000.000 dan motor Yamaha Nmax senilai Rp 15.000.000.

  • Kas dan setara kas senilai Rp 221.000.000.

Irjen Didik Agung Widjanarko

Irjen Didik Agung Widjanarko. Foto: Youtube/Kanwil DJP Aceh

Didik kini menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi di KPK. Sebelum menduduki jabatannya sekarang, Didik tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) I KPK.

Didik juga pernah malang melintang di sejumlah posisi di Polda Maluku. Dia pernah menjabat sebagai Kapolres Ambon hingga Kabid Humas Polda Maluku.

Harta Kekayaan

Didik terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 19 Januari 2024 untuk periodik tahun 2023. Didik memiliki total harta kekayaan senilai Rp 3.280.100.000.

  • Tanah dan bangunan total senilai Rp 2.170.000.000 yang berada di wilayah Surabaya dan Pasuruan.

  • Alat transportasi yang terdiri dari mobil Mitsubishi Pajero Sport senilai Rp 475.000.000, motor Vespa senilai Rp 48.000.000, dan motor Yamaha BU senilai Rp 9.000.000.

  • Harta bergerak senilai Rp 15.000.000, kas dan setara kas senilai Rp 621.500.000.

  • Utang senilai Rp 58.400.000.

Total: Rp 3.280.100.000.