Kepala Bakom Baru Syahganda Siapkan Tim Khusus: Pelajari Algoritma dan AI

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Syahganda Nainggolan menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menggantikan Muhammad Qodari, Jumat (2/10).
Usai dilantik, Syahganda mengatakan Bakom akan menyiapkan tim khusus untuk mempelajari perkembangan algoritma dan kecerdasan buatan (AI) dalam komunikasi pemerintah.
Menurut Syahganda, perkembangan algoritma dan AI itu penting dalam menyampaikan pesan Presiden kepada rakyat.
Dia mau mengkaji bagaimana teknologi tersebut dapat memengaruhi atau membuat jarak antara pikiran Presiden dan rakyat.
“Kita akan mempelajari soal algoritma. Karena menurut Yuval Noah Harari, tantangan terbesar pada komunikasi itu adalah soal algoritma, soal AI, dan lain-lain,” kata Syahganda usai pelantikan di Istana Negara Jakarta, Jumat (2/10).
“Jadi, kita akan masuk juga ke sana. Mungkin kita akan mengembangkan satu kelompok apa tim khusus mempelajari bagaimana algoritma itu bisa merusak atau memberi jarak antara pikiran-pikiran Presiden dengan masyarakat,” sambungnya.
Dia menilai perkembangan AI itu perlu diperhatikan. Syahganda menyebut bahwa kedepannya kecerdasan buatan akan menjadi salah satu tantangan dalam hal berkomunikasi.
“Bahwa dunia AI ini, kalau kita lihat kemarin Elon Musk waktu diwawancarai dengan majalah The Economist ya, kemudian apa namanya, ditanggapi oleh Bernie Sanders, dan ditanggapi kemudian oleh pakar-pakar dunia, bahwa memang ke depan itu pertarungan kita itu adalah pertarungan narasi yang dikuasai oleh non-human. Non-human itu namanya Artificial Intelligence,” jelas Syahganda
Syahganda kemudian menyinggung potensi pesan Presiden mengalami gangguan akibat perkembangan teknologi digital tersebut.
“Ini yang kita memang coba nanti melengkapi dengan itu. Bagaimana tidak didistorsi. Jadi, pikiran-pikiran Presiden menurut saya selama ini banyak didistorsi. Distorsi oleh kekuatan AI itu, digital itu,” terangnya.
Karena itu, dia mengatakan Bakom akan mengombinasikan cara komunikasi yang selama ini berjalan dengan perkembangan teknologi.
“Ini mudah-mudahan kita berharap ke depan, dengan kehadiran saya dan Pak Tono, selain melanjutkan yang Pak Fadli, ya Pak Fadli yang ada, ya kita tentu akan mengombinasikan dengan apa namanya teknologi yang berkembang sekarang ini,” pungkas Syahganda.
