Profil Heri Gunawan dan Satori: Anggota DPR Tersangka KPK Terkait Kasus CSR
ยทwaktu baca 3 menit

KPK menetapkan 2 anggota DPR RI sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Mereka adalah Heri Gunawan dan Satori. Heri merupakan anggota DPR dari Gerindra. Sedangkan Satori berasal dari NasDem.
"Menetapkan 2 orang sebagai tersangka, yaitu: HG selaku Anggota Komisi XI DPR RI periode 2019-2024; ST selaku Anggota Komisi XI DPR RI periode 2019-2024," kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam jumpa pers, Kamis (7/8).
Kedua tersangka diduga menerima gratifikasi dalam bentuk dana bantuan sosial dari BI dan OJK. Dana sosial yang diberikan langsung disalurkan kepada 4 yayasan yang dikelola Rumah Aspirasi Heri dan 8 yayasan yang dikelola Rumah Aspirasi Satori.
Dari bantuan dana sosial tersebut, Heri disebut telah menerima Rp 15,8 miliar. Uang tersebut malah digunakannya untuk kepentingan pribadi, seperti pembangunan rumah, pengelolaan outlet minuman, hingga pembelian tanah dan kendaraan.
Sementara Satori total telah menerima Rp 12,52 miliar. Uang itu digunakan untuk deposito, pembelian tanah, pembangunan showroom, hingga pembelian kendaraan.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 12 B UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
Selain itu, mereka juga dijerat dengan UU Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-(1) KUHP.
Belum ada keterangan dari Satori dan Heri Gunawan terkait penetapan tersangka ini. Maupun dari Gerindra dan NasDem,
Berikut kumparan rangkum profil dari Heri Gunawan dan Satori:
Heri Gunawan
Heri Gunawan saat ini menjabat anggota Komisi II DPR periode 2024-2029. Ia berasal dari dapil Jabar IV meliputi kota dan kabupaten Sukabumi. Ini merupakan periode ketiga ia masuk senayan.
Berdasarkan keterangan dari laman pribadinya, Heri bergabung dengan Gerindra sejak 2008.
Ketika bergabung Gerindra, Bendahara DPP Gerindra periode 2008-2010. Heri juga pernah menjabat Ketua DPP Gerindra 2010-2012.
Pria kelahiran Sukabumi ini sempat mengenyam pendidikan Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta.
Heri Gunawan memulai langkah politik di DPR pada 2014-2019. Ketika itu, ia langsung menjadi Wakil Ketua VI DPR dengan ruang lingkup kerja perdagangan, industri dan investasi.
Heri kembali terpilih menjadi anggota DPR periode 2019-2024. Heri masuk ke Komisi XI dengan ruang lingkup kerja keuangan, perencanaan pembangunan dan perbankan.
Sementara di periode 2024-2029, Heri masuk ke Komisi II DPR.
Satori
Sementara Satori kini masih menjabat sebagai Anggota Komisi VIII. Tidak hanya itu, ia merupakan anggota Badan Anggaran Fraksi NasDem DPR RI.
Ia merupakan anggota legislatif dari dapil Jabar VIII meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu.
Berdasarkan keterangan dari laman resmi NasDem, Satori mengawali karier politiknya sebagai anggota DPRD Kabupaten Cirebon periode 2009-2014. Setelah itu, kiprahnya meningkat menjadi anggota DPRD Jawa Barat periode 2014-2019.
Pada saat masuk DPRD Provinsi Jabar, Satori menjadi satu-satunya anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang lolos masuk menjadi anggota DPRD Jawa Barat.
Pria kelahiran Cirebon, 25 Februari 1970 ini dikenal sebagai tokoh masyarakat yang aktif dalam dunia pendidikan.
Saat menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Barat, ia fokus dalam pembangunan pesantren di daerah pemilihannya. Karier politiknya ia tempuh melalui PKS. Namun pada 2019, ia pindah ke NasDem untuk mengikuti Pileg DPR RI.
Selain sebagai anggota DPR RI, Satori banyak aktif berorganisasi. Ia pernah menjadi ketua Pengurus Daerah Persatuan Atletik Seluruh Jawa Barat 2016-2018. Selain itu, ia juga pernah menjadi wakil ketua LAZISNU Lembaga Amil Zakat Infak Sodaqoh PWNU Jabar periode 2016-2020; Ketua DKM Masjid Raya Al Jabbar milik Pemprov Jawa Barat yang lokasinya di Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon 2018-2021.
