Profil Prof Heri Hermansyah, Rektor Baru Universitas Indonesia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rektor Universitas Indonesia terpilih, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah memberika sambutan. Foto: Youtube/Universitas Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Rektor Universitas Indonesia terpilih, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah memberika sambutan. Foto: Youtube/Universitas Indonesia

Universitas Indonesia mempunyai rektor baru periode 2024–2029. Ia adalah Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU.

Heri terpilih berdasarkan voting anggota Majelis Wali Amanat UI (MWA UI) di Balai Sidang UI Kampus Depok, Senin, Senin (23/9).

Dosen FT ini mengalahkan dua kandidat lain, yakni Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, FACG dari Fakultas Kedokteran dan Teguh Dartanto, Ph.D dari Fakultas Ekonomi.

Heri meraih 18 suara. Sementara Ari meraih 1 suara dan Teguh Dartanto meraih 4 suara.

Tiga kandidat Rektor UI melakukan debat publik pada Senin (23/9/2024). Foto: UI Teve

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Dirut Garuda Irfan Setiaputra hadir ketika penghitungan suara. Mereka merupakan anggota Majelis Wali Amanat UI.

Heri akan dilantik dan diambil sumpah sebagai Rektor UI pada 4 Desember 2024.

Rektor Universitas Indonesia terpilih, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah memberika sambutan. Foto: Youtube/Universitas Indonesia

Berikut profil dari Prof Heri Hermansyah

Prof Heri merupakan Guru Besar dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI). Ia lahir pada 18 Januari 1976 di Sukabumi, Jawa Barat.

Dikutip dari laman pribadinya, rekam jejak menjadi akademisi berprestasi di Tri Dharma mengantarkan Heri menjadi Guru Besar termuda FTUI pada 2013. Kala itu Heri masih berusia 37 tahun.

Sebelum mengawali karier sebagai dosen, Heri menimba ilmu di Fakultas Teknik UI pada jurusan Teknik Gas dan Petrokimia dari tahun 1994-1998.

Semasa mahasiswa, Prof Heri meraih sederet penghargaan. Berikut daftarnya:

  • Mahasiswa Berprestasi UI Bidang Penalaran (1997)

  • Mahasiswa Terbaik TGP FTUI selama 3 tahun berturut-turut pada tahun 1995-1997

  • Penghargaan Third Winner di Society Petroleum Engineer (SPE) Student Paper Contest (1997).

Heri sempat bekerja di international trading company selama kurang lebih 1 tahun. Ia lantas diminta untuk kembali mengabdi di almamater sebagai dosen. Setelah mengabdi sebagai dosen, Heri memperdalam keilmuan Teknik Kimia di Tohoku University, Japan dengan mendapatkan Master’s Scholarship dari Panasonic (2000-2003) dan PhD Scholarships dari Hitachi (2003-2006).

Sementara dalam kancah nasional, Heri pernah mengemban beberapa jabatan di kementerian/lembaga. Berikut daftarnya:

  • Plt. Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristek/BRIN pada 14 September 2020-31 Agustus 2021

  • Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristek /BRIN pada 20 Januari 2020-31 Agustus 2021

Sementara dalam lingkup kampus, Prof Heri pernah menjabat Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia periode 1 Juni 2016-5 Januari 2019. Ia kini menjabat Dekan FT UI sejak 2022-sekarang.

Selain itu ada jabatan lain yang pernah diemban Heri. Berikut daftarnya:

  • Manajer Kerja Sama, Kemahasiswaan, Alumni dan Ventura Fakultas Teknik UI periode 2014-2016

  • Ketua Program Studi Teknik Bioproses Fakultas Teknik UI periode 2008-2014

  • Kepala Riset Grup Rekayasa Industri Bioproses Fakultas Teknik UI periode 2007-2014

  • Unit Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Teknik Gas dan Petrokimia (UPPM TGP) Fakultas Teknik UI periode 2007-2008