Propam: Kompol Cosmas Kaju Gae Kena Pelanggaran Berat, Terancam Dipecat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Karo Wabprof Divpropam Polri Brigjen Pol Agus Wijayanto saat konferensi pers di Divhumas Polri, Jakarta, Senin (1/9/2025).  Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Karo Wabprof Divpropam Polri Brigjen Pol Agus Wijayanto saat konferensi pers di Divhumas Polri, Jakarta, Senin (1/9/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Divisi Propam Polri merilis hasil pemeriksaan terhadap 7 anggota Brimob Polda Metro Jaya yang melindas driver ojek online Affan Kurniawan hingga tewas.

Hasilnya Kompol K, atau Cosmas Kaju Gae dinyatakan kena pelanggaran berat karena ia duduk di samping Bripka R atau Rohmat yang mengendarai rantis tersebut. Kompol Cosmas merupakan Komandan Batalyon C Resimen IV Pasukan Pelopor Korps Brimob Polda Metro Jaya.

"Kategori pelanggaran berat dilakukan satu Kompol K, jabatan Danyon Resimen 4, duduk di sebelah kiri driver, Bripka R Pasat Brimob Polda Metro Jaya," kata Kepala Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi (Karowabprof) Divpropam Polri Brigjen Agus Wijayanto di Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/9).

Karo Wabprof Divpropam Polri Brigjen Pol Agus Wijayanto (kiri) memberikan keterangan pers terkait 7 anggota Brimob terduga penabrak ojek online saat unjuk rasa di Divhumas Polri, Jakarta, Senin (1/9/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Penetapan status itu berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan video saat peristiwa penabrakan.

"Telah memeriksa semua saksi, ortu korban, kemudian juga mengamati menganalisa foto dan video visum," ujar Agus.

Tujuh anggota Brimob Polda Metro yang melindas Affan Kurniawan di Bidpropam Polri. Foto: Instagram/ @divisipropampolri

Sementara 5 anggota lainnya masuk kategori pelanggaran sedang. Mereka adalah Briptu Danang, Bripda Mardin, Bharada Jana Edi, dan Bharaka Yohanes David, dan Ajun Inspektur Dua M Rohyani.

"Kelima anggota tersebut kategori sedang sebagai penumpang," kata Agus.

Selanjutnya Kompol Cosmas akan menjalani sidang etik pada 3 September 2025 mendatang.

"Rabu 3 September 2025 terduga pelanggar Kompol K," tandasnya.