Protes Pembakaran Al-Quran, Massa Serbu dan Bakar Kedubes Swedia di Baghdad
ยทwaktu baca 2 menit

Kedutaan Besar Swedia di Baghdad, Irak, diserbu dan dibakar oleh ratusan demonstran pada Kamis (20/7) dini hari. Insiden ini adalah bentuk amarah dan protes warga Irak atas aksi pembakaran Al-Quran yang beberapa kali terjadi di Swedia.
Dikutip dari Reuters, aksi protes itu diserukan oleh para pendukung ulama Syiah, Muqtada Sadr, guna memprotes rencana pelaksanaan pembakaran kitab suci Al-Quran untuk kedua kalinya dalam beberapa pekan terakhir.
Serangkaian video yang diposting di sebuah grup Telegram 'One Baghdad' memperlihatkan kerumunan orang sedang berkumpul di sekitar Kedutaan Besar Swedia pada 01.00 dini hari.
Mereka meneriakkan slogan-slogan pro-Sadr dan menyerbu ke dalam kompleks kedutaan sekitar satu jam kemudian. "Ya, iya untuk Al-Quran!" teriak para demonstran.
Video-video lain kemudian menunjukkan asap mengepul dari sebuah gedung di kompleks kedutaan itu, sementara para pengunjuk rasa berdiri di atas atapnya.
Menjelang fajar pada hari ini, para saksi mata mengatakan aparat keamanan telah dikerahkan ke area kedutaan dan petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api.
Sebagian besar pengunjuk rasa sudah bubar, hanya beberapa orang di antaranya yang masih berkeliaran di luar kedutaan.
Staf Kedutaan Selamat
Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri Swedia dalam pernyataannya mengatakan seluruh staf kedutaan di Baghdad aman dan selamat. Namun, pihaknya menyoroti perlunya otoritas Irak melindungi misi-misi diplomatik asing yang berada di sana.
Adapun rencana membakar Al-Quran di Swedia untuk kedua kalinya berawal dari laporan media TT pada Rabu (19/7). Dikatakan bahwa polisi Swedia mengabulkan permohonan untuk mengadakan aksi protes di luar Kedutaan Besar Irak di Ibu Kota Stockholm hari ini.
Pemohon protes itu dilaporkan ingin membakar kitab suci Al-Quran sekaligus bendera Irak. "Dua orang telah ditetapkan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi tersebut," lapor TT.
Salah satu dari dua orang itu adalah orang yang pernah membakar Al-Quran di luar area masjid di Stockholm pada Juni 2023 lalu.
