Puan Minta Kader Relakan Kawan yang Kini Jadi Lawan di 2024

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua DPR RI Puan Maharani catwalk dalam acara Istana Berbatik di depan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (1/10/2023). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPR RI Puan Maharani catwalk dalam acara Istana Berbatik di depan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (1/10/2023). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Ketua DPP PDIP Puan Maharani, meresmikan kantor Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud di Surabaya, Jatim. Ia pun menyebut kini Jatim tengah menjadi rebutan seluruh kandidat untuk pemenangan Pemilu 2024 dan meminta seluruh pendukung Ganjar-Mahfud bergerak cepat.

"Ingat bahwa Jawa Timur sedang jadi rebutan, jadi persaingan akan sengit. Tetapi saya yakin pendukung Ganjar-Mahfud di Jawa Timur ini tidak takut dengan persaingan. Betul tidak? Takut atau berani? Takut atau berani?” kata cucu Bung Karno tersebut membakar semangat para pendukung Ganjar-Mahfud," kata Puan dalam keterangannya, Sabtu (4/11).

"Artinya jika kita ingin Pak Ganjar dan Pak Mahfud menang, maka sudah tidak bisa lagi kita santai-santai, tidak bisa menunda-nunda kerja pemenangan," sambungnya.

Puan pun menyinggung adanya kawan yang saat ini menjadi lawan di 2024. Dia meminta kepada seluruh pendukung untuk merelakan kawan yang sekarang menjadi lawan.

Presiden Jokowi di 2024 dianggap pisah jalan dengan PDIP dan mendukung bakal calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di 2024.

"Jangan lagi ada yang berpikir bahwa kawan yang sudah jadi lawan itu sebenarnya sedang bersandiwara dan aslinya itu tetap bersama kita. Tidak ada itu. Sudah, terima kenyataan bahwa kawan lama sudah menjadi lawan baru," ucap mantan Menko PMK itu.

Puan lantas berbicara soal Indonesia yang kini dihadapkan dengan benih Orde Baru yang mengkhawatirkan. Untuk itu, ia meminta seluruh pendukung agar solid dan fokus pada tujuan memenangkan pemimpin yang amanah dan mengabdikan diri untuk Indonesia.

"Walaupun badai mengadang di depan kita jangan pernah kita gentar, jangan pernah kita takut, kita tetap tegak lurus memenangkan perjuangan kita. Kita butuh pemimpin yang mau bekerja untuk Indonesia, mau berkorban untuk Indonesia. Yang lebih penting adalah bagaimana Indonesia tetap bersatu, adem ayem damai, dan itu hanya bisa dilakukan jika kita mengabdikan diri untuk Indonesia," ucap dia.

Dengan mengenyampingkan masa lalu, Puan meminta seluruh pendukung Ganjar-Mahfud se-Jawa Timur mengentaskan segala hambatan demi memperoleh kemenangan. Ia mengingatkan tim pemenangan agar bekerja secara kreatif dan menjalankan strategi yang paling tepat.

"Kita harus cerdas dalam kerja-kerja pemenangan Ganjar-Mahfud. Kalau pintu di depan kita ditutup dan dikunci, maka kita cari jendela untuk masuk. Kalau ada portal yang menghalangi jalan kita, kita loncat lewati portalnya. Kalau ada yang taruh tembok di depan kita, kita cari palu untuk runtuhkan temboknya," tutur Puan.

Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud (TPN GM) ini lantas menjelaskan kenapa PDIP memilih mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Capres dan Cawapres pada Pilpres 2024. Puan menyebut Ganjar adalah paket komplit yang berpengalaman dua periode menjadi anggota DPR dan dua periode Gubernur Jawa Tengah.

"Sementara Pak Mahfud, putra asli Jawa Timur punya pengalaman Trias Politica, pernah jadi anggota DPR RI, pernah jadi menteri dan sekarang sebagai menteri koordinator, pernah jadi Hakim Mahkamah Konstitusi, juga. Jadi calon kita ini barang bagus," tandas Puan.