Puing Jet Siluman F-35 Jepang Ditemukan, Pilot Masih Hilang

Tim pencari menemukan puing jet siluman F-35 milik Jepang yang jatuh di Samudera Pasifik. Namun sampai saat ini, pilot jet tempur tersebut masih belum ditemukan.
"Kami menemukan puing dan meyakini itu dari F-35," kata juru bicara Angkatan Pertahanan Udara Jepang, dikutip Reuters, Rabu (10/4),
Menurut tim SAR Jepang, jet tempur berkemampuan menghindari tangkapan radar buatan Amerika Serikat itu jatuh ke laut hingga kedalaman 1.500 meter. Karena kedalaman tersebut, evakuasi jet, terutama mencari kotak hitam akan sulit.
Jet tempur berusia kurang dari setahun itu adalah F-35 pertama yang dirakit di Jepang. F-35 tersebut baru mengudara 28 menit pada Selasa sebelum hilang dari radar.
Jet canggih satu kursi itu terbang di cuaca cerah sekitar 135 km pangkalan udara Misawa di prefektur Aomori pada pukul 21.27.
Pilot F-35 tersebut adalah penerbang berpengalaman dengan 3.200 jam terbang. Namun dia baru menghabiskan sekitar 60 jam menerbangkan F-35 itu.
Delapan kapal dan tujuh pesawat, termasuk pesawat patroli matirim AS P-8 Orion, terlibat dalam pencarian.
Ini adalah jet F-35 kedua yang jatuh dalam dua dekade terakhir. Pesawat tempur canggih yang jatuh di Jepang bernilai hingga 14 miliar yen (Rp 1,7 triliun).
Total F-35 yang dimiliki Jepang adalah sebanyak 13 unit. F-35 yang jatuh adalah unit kelima yang dikirim, namun dirakit oleh Mitsubishi Heavy Industries di Jepang.
Akibat kecelakaan ini, 12 unit F-35 Jepang lainnya dilarang terbang untuk sementara.
