Puluhan Orang Palestina termasuk Anak-anak Ditelanjangi Tentara Israel di Gaza

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Warga Palestina membawa seorang anak laki-laki yang terluka menyusul serangan Israel di sebuah rumah, setelah gencatan senjata sementara antara Hamas dan Israel berakhir, di Rafah, di selatan Jalur Gaza, Jumat (1/12/2023). Foto: Hatem Khaled/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Warga Palestina membawa seorang anak laki-laki yang terluka menyusul serangan Israel di sebuah rumah, setelah gencatan senjata sementara antara Hamas dan Israel berakhir, di Rafah, di selatan Jalur Gaza, Jumat (1/12/2023). Foto: Hatem Khaled/REUTERS

Kebiadaban Israel terhadap warga Palestina terus berlanjut. Tentara Israel Defense Forces (IDF) mengumpulkan puluhan warga sipil di sebuah lapangan di Kota Gaza dan memaksa mereka melepas pakaian hingga tersisa hanya celana dalam.

Perilaku keji penjajah ini sebelumnya pernah terjadi awal Desember lalu, ketika puluhan tahanan pria Palestina ditelanjangi hingga tersisa celana dalam dan dibiarkan di jalanan Kota Gaza.

Dikutip dari Anadolu Agency, tindakan penjajah itu terekam dalam sebuah video yang disebarkan di platform X, pada Senin (25/12).

Cuplikan video memperlihatkan, puluhan pria dari berbagai usia — mulai dari anak-anak hingga lansia berdiri di sebuah lapangan bola setelah pakaian mereka dilucuti. Di sekitarnya tampak tentara IDF berjaga membawa senjata lengkap.

Warga Palestina yang ditangkap dan ditahan duduk di jalan di Beit Lahia, utara Jalur Gaza, sementara tentara Israel berjaga di tengah operasi darat yang sedang berlangsung oleh tentara Israel melawan Hamas, pada Jumat (8/12/2023). Foto: Reuters

Menurut laporan media Palestina, Quds Network, di antara warga sipil tersebut terdapat anak-anak dan penyandang disabilitias.

"Anak-anak dan orang-orang berkebutuhan khusus telah diidentifikasi dalam video promosi yang diterbitkan oleh seorang jurnalis yang mendampingi militer Israel di Gaza," bunyi laporan Quds.

Dalam video, terlihat pula laras-laras tank Israel diarahkan ke orang-orang Palestina tersebut — yang tidak bersenjata dan hanya memakai celana dalam.

Hingga berita ini dirilis, belum diketahui bagaimana nasib puluhan orang Palestina itu. Sebab, baik Hamas maupun pihak IDF belum memberikan komentar lebih lanjut.