Purnawirawan TNI Kunjungi Rumah Harun, Korban Tewas Kericuhan 22 Mei

Sejumlah Purnawirawan TNI mengunjungi kediaman M Harun Al Rasyid di Jalan Duri Mas Barat I, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (27/5).
Harun merupakan korban tewas dalam insiden kericuhan yang terjadi sejak 21-22 Mei 2018 antara massa aksi dan aparat kepolisian di depan Gedung Bawaslu RI hingga Jalan Petamburan, Jakarta Barat.
Kedatangan Purnawirawan TNI tersebut dimaksudkan untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga korban serta menyampaikan rasa duka cita atas peristiwa itu.
“Kami bersimpati terhadap korban dan keluarganya sehingga kami datang bertakziah untuk menyatakan bahwa kami pun turut berduka cita yang sedalam- dalamnya atas musibah yang dialami oleh keluarga para korban khususnya dari keluarga almarhum ananda Muhammad Harun Al Rasyid,” ucap perwakilan Purnawirawan TNI, DJ Nachrowi di lokasi.
Dalam kesempatan itu ia juga mengatakan para purnawirawan TNI memberikan dukungan moril agar keluarga yang ditinggalkan tidak larut dalam kesedihan. Nachrowi juga menyatakan mendukung penuh pihak kepolisian mengusut tuntas peristiwa tersebut.
“Bahwa dukungan itu memberikan dukungan moril kepada keluarga bahwa jangan sampai terus terlena dengan suasana kesedihan. Bahwa kalau ada langkah-langkah kan kita negara hukum. Kalau mereka negara hukum ya pasti semua akan mendukung, bukan hanya kita,” kata dia.
Tak hanya ke kediaman Harun, para Purnawirawan TNI tersebut juga mengunjungi kediaman Adam Nooryan di Sawah Lio, Tambora, Jakarta Barat.
Harun masih kelas 2 SMP. Keluarga baru tahu Harun menjadi korban meninggal kerusuhan 22 Mei setelah dikirimi foto dari grup teman ayahnya. Keluarga dan warga kemudian mengecek ke rumah sakit terdekat, RS Dharmais.
