Putin Geram UE Tolak Pakai Vaksin Sputnik V: Kepentingan Siapa yang Kalian Bela?

Presiden Rusia Vladimir Putin menanggapi pernyataan Komisaris Pasar Internal Uni Eropa (UE) Thierry Breton terkait vaksin Sputnik V.
Breton menyebut, UE tidak memerlukan vaksin Sputnik V untuk melawan COVID-19 dan dapat mencapai kekebalan di seluruh benua menggunakan vaksin produksi Eropa.
Putin mengatakan, pernyataan itu jelas aneh dan bertentangan dengan kepentingan warga Uni Eropa.
"Itu pernyataan yang aneh. Kami tidak memaksakan apa pun pada siapa pun," kata Putin dikutip dari Reuters, Selasa (23/3).
“Ini menimbulkan pertanyaan, kepentingan siapa yang dipertahankan dan diwakili oleh orang-orang ini? Kepentingan beberapa perusahaan farmasi atau kepentingan warga negara Eropa?" lanjut Putin.
Perwakilan European Medicines Agency (EMA), rencananya akan mengunjungi Rusia bulan depan untuk meninjau vaksin Sputnik V. Namun, beberapa pejabat Eropa mempertanyakan apakah diperlukan vaksin itu.
Seorang pejabat EMA mendesak anggota UE menahan diri dan menyetujui Sputnik V di tingkat nasional.
"Putin juga melakukan panggilan telepon dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel untuk membahas kemungkinan penggunaan vaksin Sputnik V melawan COVID-19," kata Kremlin.
Beberapa waktu lalu, Michel sempat meragukan motif Rusia mempromosikan Sputnik V di luar negeri. Ia menyebut Rusia melakukan operasi terbatas.
"Putin mengatakan kepada Michel bahwa Rusia siap untuk melanjutkan kerja sama dengan blok perdagangan tetapi hubungan tersebut saat ini tidak memuaskan karena kebijakan konfrontatif dan tidak konstruktif UE, kata Kremlin.
