Raja Charles III Dituduh Rasis karena Tolak Jabat Tangan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Raja Charles III  Senin (19/9). Foto: Peter Cziborra/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Raja Charles III Senin (19/9). Foto: Peter Cziborra/REUTERS

Raja Inggris Charles III yang menjabat usai meninggalnya Ratu Elizabeth II menuai kecaman.

Hal tersebut muncul usai video yang memperlihatkan Raja Charles III mengabaikan jabat tangan pria kulit hitam viral di media sosial.

Dikutip dari Daily Sabah, kejadian tersebut terjadi ketika Raja Charles III sedang menyapa masyarakat yang memberikan penghormatan terakhir kepada ratu. Video yang dibagikan oleh akun Twitter @RamaboduObakeng telah ditonton lebih dari 8.9 juta.

X post embed

Perdebatan di media sosial terbagi menjadi dua kelompok, mereka yang percaya bahwa tindakan merupakan ketidaksengajaan. Terdapat pula kelompok yang percaya bahwa Raja Charles III berlaku rasis.

Salah satu netizen, Ahmed Asmali, mengkritik melalui akun Twitternya atas tindakan yang dilakukan oleh Inggris terhadap orang kulit hitam.

Namun, ada banyak pihak juga yang menunjukan video tandingan ketika Raja Charles III menyambut orang kulit hitam pada pemakaman ratu.

"Raja Charles III menjabat tangan banyak orang kulit hitam pada hari itu, umpan klik rasisme yang bagus," kata salah satu balasan melontarkan sarkasme atas potongan video tersebut.

Penulis: Thalitha Yuristiana.