Ramai Jalan di Depok Mulai Ditutup Imbas PSBB, Polisi Pastikan Hoaks

Menteri Kesehatan memang sudah menetapkan PSBB untuk wilayah Depok. Tapi, penerapannya baru dimulai pada Rabu (15/4) seperti yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Tak lama setelah itu, muncul foto yang menunjukkan polisi bersama petugas Dishub berjaga di jalan raya. Mereka menutup jalan itu dengan barier.
Informasi yang beredar, sejumlah jalan dari dan ke Depok sudah ditutup oleh petugas. Informasi itu dengan cepat menyebar lewat pesan whatsapp hari ini. Berikut bunyi pesan itu:
“PSBB di Kota Depok , berlaku mulai hari ini.
dari lenteng Agung di sekat, tdk boleh masuk ke Jln Margonda, diarahkan ke jln Komjen Yasin, yang dari Citayem di sekat di tanjakan GDC, yg mau ke jln MARGONDA dibuang ke arah GDC kali mulya , yang dari Citayem di sekat di tanjakan GDC, yg mau ke jln MARGONDA , buang ke arah GDC kali mulya ,
jln . A Rahman hakim di sekat dari Beji , tdk boleh masuk ke jln Margonda.
jln Margonda juanda , di sekat , tdk boleh mobil luar Depok masuk ke Depok, dibuang ke jln Juanda, jl.dahlia disekat mirip di GDC:
pelaksanakan mulai hari minggu 12 april 2020, sampai situasi, aman terkendali,” tulis informasi tersebut.
Terkait kabar itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo memastikan informasi itu hoaks. Tidak ada perintah untuk menutup jalan selama PSBB di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Itu bukan perintah dari saya, (informasi itu) hoaks,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Minggu (12/4).
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengeluarkan Peraturan Gubernur terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di lima wilayahnya. Kelima wilayah tersebut; Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi, akan mulai menerapkan PSBB mulai Rabu (15/3) mendatang.
Pergub memuat sejumlah hal teknis dalam pelaksanaan PSBB di wilayah-wilayah tersebut. Mulai dari tempat mana saja yang masih diperbolehkan tetap beroperasi, hingga pengaturan soal moda transportasi.
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
