Ramai-ramai Homeless Media Bantah Ikut New Media Forum Mitra Bakom RI

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bermain media sosial. Foto: Vasin Lee/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bermain media sosial. Foto: Vasin Lee/Shutterstock

Gelombang penolakan terhadap klaim Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI terus mengalir. Bakom RI sebelumnya mengumumkan secara sepihak telah merangkul sekitar 40 media digital yang tergabung dalam Indonesia New Media Forum (INMF) untuk dijadikan mitra komunikasi strategis pemerintah.

Namun, klaim tersebut memicu polemik. Menyusul langkah tegas Narasi, puluhan media homeless dari daftar tersebut kini secara serentak merilis pernyataan sikap untuk membantah keras keterlibatan mereka dalam program bentukan Bakom RI.

Adapun homeless media adalah entitas media digital yang memproduksi dan mendistribusikan konten seluruhnya di platform media sosial (misalnya Instagram, TikTok, X) tanpa memiliki situs web atau portal berita mandiri.

Bantahan Folkative

Bantahan tegas salah satunya datang dari Folkative. Melalui akun Instagram resminya, Folkative menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak memiliki kaitan dengan program Bakom RI maupun agenda peluncuran INMF.

"Folkative tidak mengetahui, tidak terlibat, serta tidak menghadiri pertemuan maupun konferensi pers yang berkaitan dengan INMF ataupun Badan Komunikasi Pemerintah pada tanggal 6 Mei 2026," tulis akun Folkative dalam keterangan unggahan.

Dalam unggahan yang sama, pihak Folkative juga mempertegas posisinya secara kelembagaan demi menjaga independensi.

"Folkative juga BUKAN merupakan mitra resmi Pemerintah. Folkative akan terus berkomitmen menjaga integritas dan independensi dalam menjalankan aktivitas perusahaan,โ€ lanjut keterangan tersebut.

Bantahan Bapak2ID

Bantahan senada juga disuarakan oleh akun Bapak2ID. Pihak Bapak2ID mengaku terkejut ketika nama medianya tiba-tiba dicatut masuk dalam daftar mitra pemerintah.

"Lagi rame berita di Tempo tentang Bakom mengajak media yang tergabung di Indonesia New Media Forum (INMF), dan nama kita tau-tau ada di situ. KAGA, KAMI KAGA IKUTAN! Dan kami kaga tergabung di mana-mana. Kami aja kaget denger kabar ini," tulis akun Bapak2ID dalam keterangan unggahan.

Mereka kembali menegaskan dalam penjelasannya untuk menepis semua asumsi.

"Kami sama sekali tidak terlibat, kaga hadir dan kaga ngarti soal itu,โ€ lanjut keterangan unggahan tersebut.

Pernyataan Indozone

Selain media yang memberikan bantahan keras, ada juga media yang mengambil langkah untuk meluruskan fakta terkait wadah INMF itu sendiri, salah satunya adalah Indozone.

Melalui unggahan resminya, Indozone mengklarifikasi bahwa INMF bukanlah forum bentukan pemerintah, melainkan inisiatif independen.

"Penting untuk dipahami bahwa Indonesia New Media Forum (INMF) adalah inisiatif mandiri untuk memperkuat jejaring antar new media, dan tidak memiliki keterkaitan dengan pemerintah," tulis akun Indozone dalam keterangan unggahan.

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari bersiap memberikan keterangan pers terkait pembaruan PHTC, peningkatan kualitas RSUD, serta penguatan perlindungan pekerja dan kepastian hukum ketenagakerjaan di Auditorium Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Indozone juga memastikan posisi redaksinya sebagai media yang terverifikasi Dewan Pers dan tidak terikat kemitraan dengan Bakom RI.

"Indozone adalah media yang berdiri tegak di atas kepentingan publik. Kami berkomitmen untuk tetap menjadi ruang informasi yang netral, akurat, dan berlandaskan pada kebenaran. Indozone juga tidak sedang bermitra dan digandeng oleh pihak manapun!,โ€ lanjut keterangan tersebut.

Sehubungan dengan itu, berikut adalah daftar 27 homeless media yang telah mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait polemik tersebut:

1. Narasi

2. Folkative

3. Bapak-Bapak ID

4. Indozone

5. Indomusikgram

6. Infipop

7. USS Feeds

8. Menjadi Manusia

9. GNFI

10. Cretivox

11. Kok Bisa

12. Taubatters

13. Pandemic Talks

14. Kawan Hawa

15. Volix Media

16. Ngomongin Uang

17. Big Alpha

18. Proud Project

19. The Maple Media

20. How to be Nothing

21. Geometry Media

22. Dream

23. Melodi Alam

24. NKSTHI

25. Modestalk

26. Nalar TV

27. Mature Indonesia