Rapid Test Antigen di Puncak, Dua Wisatawan Asal Jakarta Positif Corona

Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor mengumumkan adanya dua wisatawan asal Jakarta yang positif corona berdasarkan hasil rapid test antigen pada Jumat 25 Desember kemarin. Petugas langsung berkordinasi dengan pihak terkait untuk dilakukan penanganan.
"Hasil kemarin terakhir ada 2 positif tes. Yang dua ini langsung kita berkordinasi dengan dinas kesehatan setempat mereka dari Jakarta untuk bisa melakukan penanganan atau isolasi," Satgas COVID-19, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah, Sabtu (26/12).
Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor menggelar rapid test antigen selama libur Natal dan tahun baru di kawasan Puncak, Bogor. Tes yang ditujukan untuk wisatawan yang menuju Puncak itu akan digelar selama 8 hari. Mulai dari tanggal 24 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.
Pemeriksaan rapid test antigen merupakan aturan Bupati Bogor. Dia mewajibkan wisatawan menunjukkan surat hasil rapid test antigen ke lokasi wisata hingga hotel.
Bila tidak membawa surat tersebut, maka wisatawan akan diarahkan untuk menjalani rapid test antigen yang sudah disiapkan. Untuk kuota, Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor menyediakan 100 sampai 200 sampel per hari
Pada Kamis (24/12), terdapat 200 sampel yang dites dengan hasil semua negatif. Sementara pada Jumat (25/12), terdata 100 orang mengikuti tes dengan dua di antaranya positif.
Satgas COVID-19 menargetkan lebih dari 2.000 orang menjalani rapid di kawasan Puncak. Lokasi rapid test antigen semula direncanakan di 4 titik. Namun untuk sementara lokasi rapid test difokuskan di gerbang tol Gadog.
"Posko rapid test di sini sementara, kalau rencana sebetulnya ada totalnya 4 titik. Cuma karena situasional di sini pintu gerbang jadi dikonsentrasikan di sini. Besok dua, di sini dengan yang di Gunung Mas," kata anggota Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor, Dinas Kesehatan, drg Cecep Surjana di lokasi rapid test antigen, Masjid Harakatul Jannah Gadog, Jumat (25/12).
