KPU: Pilkada Pati Dimenangkan Paslon Bukan Kolom Kosong

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ilustrasi pilkada (Foto: Embong Salampessy/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pilkada (Foto: Embong Salampessy/Antara)

Pilkada serentak di 9 kabupaten dan kota diikuti pasangan calon tunggal, yang dalam pemungutan suara melawan kolom kosong. Salah satu wilayah dengan calon tunggal adalah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut kolom kosong menang dalam pilkada di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Namun Komisioner KPU RI Ferry Kurnia menyebut perhitungan suara di Pati dimenangkan Aryanto-Saiful.

"Kami cek di lapangan memang yang unggul itu calon tunggal," kata Ferry ketika dikonfirmasi kumparan di Jakarta, Kamis (16/2).

Ferry mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan bahwa kotak kosong yang menang dalam pilkada serentak di Pati.

Sementara, Kumparan mencoba memeriksa kesesuaian informasi dari Tjahjo Kumolo itu dengan data real count versi KPU.

Ternyata, pasangan calon tunggal H. Aryanto, SH, MM, M.Si dan H. Saiful Arifin untuk sementara menang melawan kotak kosong. Menurut real count KPU, Aryanto-Saiful menang 74,63 persen atau 514.626 suara sementara kotak kosong meraup suara 25,37 persen atau 174.900 suara.

Pilkada Kabupaten Pati. (Foto: kpu.go.id)
zoom-in-whitePerbesar
Pilkada Kabupaten Pati. (Foto: kpu.go.id)

Hingga Kamis (16/2) pukul 13.24 WIB, jumlah data yang masuk sebesar 99,08 persen atau 2.274 TPS dari total 2.295. Jumlah total pemilih di Pati mencapai 1.026.099 orang. Pengguna hak pilih sejauh ini mencapai 703.541. Tingkat partisipasi pemilih mencapai 68,6 persen.

Data real count KPU bersumber dari scan C1 dari semua TPS, yang ditampilkan dalam model tabulasi. Data ini bukan hasil final, karena tidak direkapitulasi secara berjenjang sesuai ketentuan di UU Pilkada.

Sebelumnya, seusai menemui Presiden di Istana Merdeka, Mendagri Tjahjo Kumolo menyebut pilkada Pati dimenangkan oleh kotak kosong. Tjahjo menyebut fenomena ini menarik karena Pati termasuk salah satu daerah dengan penduduk yang padat.