Redam Corona, Semarang Tutup Total 5 Jalan Protokol pada Sabtu dan Minggu

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana ruas jalan Protokol Semarang, masih tampak lalu lintas meski lengang.  Foto: Afiati Tsalitsati/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana ruas jalan Protokol Semarang, masih tampak lalu lintas meski lengang. Foto: Afiati Tsalitsati/Kumparan

Pemerintah Kota Semarang semakin membatasi pergerakan manusia selama virus corona mewabah. Mulai akhir pekan ini, lima jalan protokol di Semarang akan ditutup selama 24 jam pada Sabtu dan Minggu.

Kebijakan itu merupakan evaluasi dari aturan sebelumnya yang menutup lima jalan protokol selama 12 jam. Semarang sebelumnya menutup lima ruas jalan dari Senin hingga Minggu pada pukul 18.00-06.00 WIB.

"Senin sampai Jumat (ditutup) mulai sore, Sabtu dan Minggu (ditutup) 24 jam," ucap Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi, Kamis (2/4).

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi usai acara Joged bareng Tari Semarangan meriahkan Hari Jadi Kota Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Rencana perluasan jalan yang ditutup akan dikoordinasikan dengan kepolisian.

"Masih ini ruasnya, untuk penambahaan akan koordinasi dengan Satlantas," jelasnya.

kumparan post embed

Adapun, lima jalan protokol yang ditutup adalah:

1. Jalan Pandanaran, mulai Tugu Muda sampai Simpang Lima.

2. Jalan Pemuda, mulai Paragon Mall sampai Tugu Muda.

3. Jalan Gajah Mada, mulai Simpang Lima sampai Simpang Gendingan.

4. Jalan Pahlawan, mulai Air Mancur sampai Simpang Lima.

5. Jalan A. Yani, mulai Simpang RRI sampai Simpang Lima.

--------

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!