Rekonsiliasi Makin Nyata, Menlu Saudi dan Iran Bertemu di China
·waktu baca 2 menit

Menlu Arab Saudi dan Iran bertemu di ibu kota China, Beijing, pada Rabu (5/4). Kedua eks rival itu mempererat rekonsiliasi saat bertemu di Negeri Tirai Bambu.
Iran dan Saudi mengumumkan rekonsiliasi pada bulan lalu. Hubungan diplomatik kedua negara ini putus tujuh tahun lalu, akibat serangan demonstran Iran ke misi diplomatik Saudi di Teheran.
"Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian dan mitranya dari Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan negosiasi dan bertukar opini dengan menekankan secara resmi kembalinya hubungan bilateral dan langkah eksekutif demi membuka kembali kedutaan dan konsulat di dua negara," ucap keterangan Kemlu Iran seperti dikutip dari AFP.
Saluran televisi pemerintah Saudi, Al Ekhbariya, mengungkapkan pertemuan kedua menteri di Beijing mendiskusikan implementasi persetujuan hubungan bilateral. Kedua menteri terlihat berbicara dengan hangat dan saling lempar senyum.
Sebagai tuan rumah, Beijing memuji rekonsiliasi dua negara ini. Mereka turut menegaskan, rekonsiliasi Saudi dan Iran tercipta karena negosiasi erat dari Beijing.
Pada minggu kedua Maret, kedua Menlu sudah berkomunikasi lewat telepon. Mereka sepakat segera bertemu saat bulan Ramadhan.
Keterangan pejabat Saudi, pertemuan dua Menlu adalah langkah lanjutan dalam memperbaiki hubungan. Sementara Iran menyatakan, telah menciptakan rencana langkah konstruktif bilateral Saudi-Iran.
Hubungan Iran-Saudi terjerembab ke dalam jurang setelah demonstran menyerang Kedutaan Saudi di Teheran dan Konsulat di Mashhad. Mereka menunjukkan kemarahan atas eksekusi ulama Syiah Iran di Saudi. Arab Saudi pun memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada tahun 2016.
