Remaja 15 Tahun di Bengkulu Dibakar karena Dituduh Mencuri Handphone

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bakar diri. Foto: AFP/YURI CORTEZ /
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bakar diri. Foto: AFP/YURI CORTEZ /

Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun di Bengkulu Selatan, dibakar oleh seorang pria berinisial H (38). Kejadian itu terjadi di Desa Lubuk Tapi, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada Sabtu (24/9) pukul 06.30 WIB.

Kejadian bermula saat korban dituduh mencuri handphone milik H. Pelaku H kemudian membawa korban ke kebun durian dan mengikat remaja itu.

"Sebelum korban dibakar, pelaku saudara H terlebih dahulu mengikat korban dengan karet ban di kaki pondok yang ada di kebun durian tersebut. Setelah dibakar oleh saudara H, kemudian korban melarikan diri," ujar Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno kepada kumparan, Kamis (29/9).

Remaja itu kemudian dirawat di rumah sakit dan dilaporkan dokter mengalami luka bakar sebanyak 26 persen. Kondisi korban kemudian semakin membaik dan telah dibolehkan pulang pada Rabu (28/9) sore.

Pelaku pembakaran remaja ditahan di Polres Bengkulu Selatan. Foto: Dok. Humas Polda Bengkulu

Akibat kejadian tersebut ayah korban melaporkan kejadian ini ke Kepolisian Sektor Pino, pada Senin (26/9). Kepolisian kemudian telah menangkap pelaku H dan menahannya.

"Pelaku sudah diamankan, masih dalam pemeriksaan," katanya.