Remaja Deli Serdang Ini Tega Sekap-Ancam Ibunya Pakai Pisau Gara-gara Hp Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi amankan remaja yang sekap ibu kandungnya di rumah mereka di Deli Serdang, Selasa (25/8/2026). Foto: Polsek Medan Tembung
zoom-in-whitePerbesar
Polisi amankan remaja yang sekap ibu kandungnya di rumah mereka di Deli Serdang, Selasa (25/8/2026). Foto: Polsek Medan Tembung

Seorang remaja laki-laki berinisial MAH (18) melakukan aksi nekat dengan menyekap ibu kandungnya di dalam rumah mereka di Jalan Anugrah IV, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (25/8).

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya seorang remaja diduga menyekap dan mengancam ibu kandungnya. Lalu, pihak kepolisian langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

"Selanjutnya petugas mengamankan pelaku dengan barang bukti senjata tajam jenis pisau dan membawanya ke Polsek Medan Tembung, guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Ras dalam keterangannya, Rabu (26/8).

Dalam penyekapan itu, ibunya yang bernama Sapian tidak mengalami luka-luka.

Polisi amankan remaja yang sekap ibu kandungnya di rumah mereka di Deli Serdang, Selasa (25/8/2026). Foto: Polsek Medan Tembung

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku, motif remaja melakukan penyekapan terhadap ibunya karena handphone miliknya hilang.

Pelaku lalu bertanya kepada abang kandungnya tentang keberadaan handphone miliknya. Namun, terjadi cekcok antara keduanya.

Diduga ibu kandung membela abang kandung pelaku dan membuat pelaku emosi.

"Gara-gara handphone hilang katanya. Minta ganti handphone lah itu, modus biar dikasih Mamaknya (Ibunya) uangnya," ujar Ras.

Ras mengatakan, keluarga telah mengakui bahwa pelaku merupakan pengguna berat narkoba.

"Sudah diakui keluarganya memang pemakai (narkoba)," ucap Ras.

Pihak keluarga akan membuat laporan polisi di Polsek Medan Tembung pada hari ini. Kini pelaku masih dalam pemeriksaan oleh pihak kepolisian.