Remaja Pembunuh Bocah Makassar Sering Bolos Sekolah, Malah Marah Bila Ditegur

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Adrian. Dok. Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Adrian. Dok. Istimewa.

Adrian (17 tahun) dan Muh. Faisal (14), pelajar di salah satu SMA swasta di Kota Makassar, Sulsel, menculik anak SD bernama Fadli Sadewa (11) dengan tujuan untuk menjual ginjal Fadli.

Adrian duduk di bangku kelas 3, sedangkan Faisal kelas 1. Mereka kerap jalan bersama baik itu di lingkungan sekolah maupun di luar.

Mereka dikenal memiliki kepribadian sama, jarang bergaul dengan temannya di sekolah. Mereka pun sering malas ke sekolah apalagi belajar.

"Malas pergi sekolah. Kalau ke sekolah, dia cuma datang tak masuk kelas," kata salah satu guru yang tak ingin disebut namanya, saat ditemui kumparan, Kamis (12/1).

M. Fadli Sadewa, korban. Dok. Istimewa.

Ditegur Malah Marah

Adrian dan Faisal tercatat sebagai siswa di sekolah swasta itu sejak SMP. Sejak dulu, ia sudah memiliki kepribadian ganda. Mereka kerap marah-marah, dan juga kurang bicara.

"Kami guru, sering ingatkan mereka untuk belajar tapi tetap saja malas. Kalau kami marahi, mereka tambah marah juga," ucap gurunya itu.

Karena diketahui memiliki kepribadian tak lazim, guru memakluminya.

"Jadi, saya kaget dengar berita Adrian dan Faisal ini menculik dan membunuh anak," tandasnya.

kumparan post embed

Tes Kejiwaan Adrian dan Faisal

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto, mengatakan pihaknya telah melakukan tes kejiwaan kedua tersangka itu.

"Kemarin, sudah diperiksa kejiwaannya oleh tim psikolog atau psikiater," kata Budhi. Hasilnya belum diumumkan.

kumparan post embed