Remaja yang Alami Persekusi di Cipinang Muara Diamankan di Safe House

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kabid Humas Polda Metro Argo Yuwono (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Metro Argo Yuwono (Foto: Jihad Akbar/kumparan)

Putra Mario Alfian (15) mengalami tindakan persekusi oleh sejumlah orang yang disebut kelompok organisasi masyarakat di Cipinang Muara, Jakarta Timur. Peristiwa tersebut menjadi viral dan mendapat kecaman dari masyarakat karena remaja tersebut mengalami tindak kekerasan oleh beberapa orang.

Polda Metro Jaya yang mengangani kasus ini telah melakukan tindakan dengan mengamankan keluarga remaja tersebut dari rumah kontrakan mereka di Cipinang Muara.

[Baca juga: FPI Beri Bantuan Hukum untuk 2 Anggotanya Terkait Pemukulan Remaja]

X post embed

"Saat ini sudah diamankan di Safe House," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), Jumat (2/6).

Sebelum dibawa ke Safe House, Mario bersama ibu dan 6 orang saudaranya dievakuasi tim Jatanras ke Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi.

[Baca juga: Polisi Jemput Remaja yang 'Disidang' Ormas untuk Buat Laporan]

"Korban sempat diinapkan di salah satu hotel setelah mendapatkan alamat kontrakan tempat tinggal korban dan keluarga," jelasnya.

Video pemukulan yang sudah viral tersebut segera direspon pihak kepolisian. Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo melaporkan kasus tersebut ke Tim Cyber Mabes Polri, dan saat ini kasusnya telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

2 Orang yang menjadi pelaku pemukulan dalam video saat ini telah diamankan di Polda Metro Jaya. "Status masih penangkapan," kata Argo.