Reshuffle Kabinet, Kursi Menkes Terawan Goyang?

Isu reshuffle kabinet kembali mengemuka di akhir tahun. Selain posisi Mensos dan Menteri KP yang pasti diganti karena dua menterinya terseret kasus dugaan suap oleh KPK, ada sejumlah pos menteri lain yang dikabarkan bakal dicopot Jokowi.
Salah satunya adalah Menkes Terawan Agus Putranto. Isu pencopotan Terawan sebagai Menkes sebenarnya isu lama yang kembali bertiup seiring dengan wacana reshuffle kabinet. Isu dan dorongan pencopotan Terawan sebagai Menkes muncul pada 18 Juni lalu.
Ketika itu, Presiden Jokowi menyentil Kemenkes karena serapan anggaran kesehatan yang minim di tengah pandemi corona.
"Untuk pemulihan ekonomi nasional, misalnya saya berikan contoh bidang kesehatan. Itu dianggarkan Rp 75 triliun. Rp 75 triliun baru keluar 1,53 persen coba," kata Jokowi dalam rekaman video rapat kabinet, Kamis (18/6).
Ungkapan jengkel Jokowi ini tentu saja ditujukan kepada Menkes Terawan dan jajaran Kemenkes. Dalam rapat tersebut, Jokowi meminta anggaran kesehatan segera dikeluarkan secepatnya, khususnya dalam pemberian tunjangan bagi dokter, tenaga medis, dan pembelian alat-alat kesehatan penanganan COVID-19.
Dalam rapat tersebut, Jokowi bahkan menyebut tak ragu mencopot menteri-menterinya yang dianggap tak kerja keras di tengah pandemi corona.
Kini isu Terawan diganti dalam reshuffle kembali mengemuka. Alasannya, kinerjanya yang dianggap tak memuaskan dalam menangani pandemi corona. Sejumlah sumber kumparan di parpol koalisi Jokowi menyebut kemungkinan Terawan bakal diganti.
Isu liar soal siapa pengganti Terawan mulai bermunculan. Salah satunya, Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin. Selain itu, di internal parpol pendukung Jokowi, juga muncul spekulasi bahwa Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menjadi salah satu kandidat Menkes. Hasto Wardoyo memang seorang dokter.
Saat penyusunan menteri Jokowi di Kabinet Indonesia Maju tahun lalu, nama Hasto Wardoyo juga sempat mengemuka menjadi salah satu kandidat Menkes.
Namun, jangan kaget juga bila nanti Jokowi tak mengganti Terawan sebagai menkes. Alasannya? reshuffle merupakan prerogatif Presiden dan Jokowi memiliki alasannya sendiri.
Kita tunggu saja.
