Retno Marsudi dan Prabowo Gelar Pertemuan dengan Menhan-Menlu Australia

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhan RI Prabowo Subianto dan Menlu RI Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menlu dan Menhan Australia, di BNDCC, Bali, Jumat (6/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menhan RI Prabowo Subianto dan Menlu RI Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menlu dan Menhan Australia, di BNDCC, Bali, Jumat (6/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dijadwalkan akan mengadakan pertemuan tahunan 2+2 dengan Menhan Australia, Peter Dutton, dan Menlu Australia, Marise Payne, di Gedung Pancasila, Kemlu, Jakarta.

Dalam keterangan resmi Kemenhan RI, kedua menteri direncanakan membahas sejumlah permasalahan, di antaranya terkait upaya pemulihan pandemi COVID-19, kerja sama pemulihan ekonomi, bidang pertahanan dan keamanan konter terorisme.

Lalu juga kerja sama konter disinformasi dan kerja sama siber, serta kemitraan di kawasan (dinamika di Kawasan Indo-Pasifik dan keamanan maritim, maupun isu regional Myanmar dan Afghanistan).

"Terkait kerja sama kedua negara, sebelumnya juga telah dilaksanakan Dialog Strategis Pertahanan Indonesia-Australia (IADSD) di tingkat Kementerian Pertahanan dan Komite Tingkat Tinggi Australia-Indonesia di tingkat TNI yang dilakukan bulan lalu," tulis rilis Kemenhan, Kamis (9/9).

kumparan post embed

Kemhan menyebut, kerja sama lain di sektor pertahanan yang dilakukan kedua negara mancakup pula sektor pendidikan, salah satunya militer bersama. Hal itu, akan pula dibahas pada pertemuan antar Menhan-Menlu.

Tak hanya kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, Kemhan turut mengapresiasi perhatian pemerintah Australia terkait penanganan pandemi COVID-19 untuk Indonesia. Bantuan dari Kementerian Pertahanan Australia berupa Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak dua gelombang, yang datang pada Agustus 2020 dan 8 April 2021, dinilai sangat membantu penanganan pandemi di Indonesia.

Menhan RI Prabowo Subianto dan Menlu RI Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menlu dan Menhan Australia, di BNDCC, Bali, Jumat (6/12). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Selain dua bidang tersebut, kerja sama juga terjalin, terutama yang berkaitan dengan penguatan arsitektur kawasan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan meningkatnya stabilitas kawasan Indo-Pasifik, sehingga mampu mendukung kelancaran pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Karenanya, ASEAN telah berkomitmen untuk mewujudkan Asia Tenggara sebagai zona perdamaian, kebebasan, dan netralitas" tegas Kemhan.

"Konsep kerja sama Indo-Pasifik yang dilandasi politik luar negeri bebas aktif juga sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia yang juga menjadi arah pembangunan pertahanan negara," tutupnya.