Ribuan Pengemudi Gigit Jari, Mereka Tak Bisa Masuk Jakarta karena SIKM

kumparanNEWSverified-green

comment
11
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kadishub DKI, Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta.  Foto: Andreas RIckt Febrian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kadishub DKI, Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta. Foto: Andreas RIckt Febrian/kumparan

Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih menemukan sejumlah orang yang ingin masuk ke Ibu Kota tanpa dokumen penunjang. Padahal pengurusan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) cukup mudah dan dapat dilakukan kapan saja, di mana saja.

"Jadi seluruh petugas di lapangan sudah dilengkapi QR scanner di HP mereka buat baca barcode di SIKM. Sebenarnya dalam visual sangat mudah karena SIKM ada foto diri yang bersangkutan," ujar Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam konferensi pers virtual di BNPB, Kamis (28/5).

Hingga saat ini Dishub DKI telah memutarbalik 6.364 kendaraan yang pengemudi serta penumpangnya tak dapat menunjukkan SIKM dan dokumen penunjang yang jelas untuk masuk Jakarta.

embed from external kumparan

"Bahwa saat diajukan ada KTP, ini satu kesatuan SIKM. Sehingga petugas pas ditunjukkan SIKM identik apa enggak fotonya. Kalau curiga bakal minta di scan. Tapi kebanyakan masyarakat yang enggak punya SIKM mencoba masuk. Data kami total diputarbalik di Jabodetabek yang coba masuk 6.364," jelas Syafrin.

Pengecekan SIKM dilakukan Dishub DKI tak hanya di ruas jalan, namun juga di beberapa fasilitas umum seperti terminal, stasiun, dan bandara. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masyarakat yang tak taat aturan.

11 titik penyekatan warga yang masuk ke Jakarta tanpa SIKM yang disusun Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Foto: Istimewa.

"Wajib SIKM dan pengecekan kami, enggak cuma ruas jalan. Tapi juga di terminal 1, terminal tujuan Pulogebang, kemudian stasiun di Gambir yang jadi satu-satunya tujuan, dan bandar udara di Cengkareng," kata dia.

Setiap orang yang ingin masuk Jakarta diwajibkan memiliki SIKM, mengingat saat ini Jakarta sudah melakukan PSBB tahap tiga, dan berharap dapat memberlakukan New Normal setelah tanggal 4 Juni.

"Wajib punya SIKM karena tujuannya kita pahami bahwa kasus positif di Jakarta turun yang ini kita akan jaga 2 minggu setelah perpanjangan PSBB ketiga, dan kita harap bisa terus ditekan ," ucapnya.

Petugas kepolisian memeriksa sejumlah kendaraan yang melintas di jalan tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Jawa Barat, Selasa (19/5). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Ia kembali mengingatkan bagi warga yang tak punya SIKM untuk bertahan dulu di daerah masing-masing, hingga situasi kembali kondusif.

"Kita imbau bagi warga yang sudah terlanjur di luar silakan di sana dulu. Atau kalau mau balik tolong bawa SIKM. Ini pakai daring bisa di mana saja, kapan saja. Artinya begitu punya surat tugas, ada KTP, cukup dilampirkan langsung terbit," ungkap Syafrin.

*****

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona