Ridwan Kamil: Ekonomi di Jabar Mulai Bergerak, Orang Belanja dan Berlibur

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkapkan ekonomi di Jabar masih berada dalam kategori minus.
Namun, menurut dia, ekonomi sudah mulai membaik menuju ke arah nol yang ditandai dengan maraknya orang belanja dan berlibur. Hal itu merupakan tanda bergeraknya ekonomi di Jabar.
"Berita buruknya memang masih minus tapi minusnya tidak jero teuing mun bahasa Sunda mah, kalau yang resesi kita tinggi tapi sekarang masih di geng minus tapi sudah menuju nol, artinya sudah ada keliatan lah kasat mata orang belanja, makan dan berlibur menandakan ekonomi bergerak lah," kata Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil itu di Mapolda Jabar, Senin (2/11).
Sebagai upaya menggeliatkan kembali perekonomian, Emil mengatakan, sektor yang akan diprioritaskan ialah UMKM kemudian ketahanan pangan termasuk ekspor.
Sebagaimana diketahui, dia sebelumnya meminta agar masyarakat dengan golongan ekonomi menengah ke atas membeli produk UMKM.
"Kalau warung tidak dibeli maka toko UMKM tidak dibeli maka mereka akan ada kesulitan dan akhirnya mereka meminta bansos justru dengan kelompok UMKM dibeli maka kelompok menengah bawah itu bisa bergerak sehingga dia tidak tangan di bawah tapi tangannya di atas," ucap dia.
"Kedua, dalam situasi darurat, ekonomi yang paling tangguh adalah ketahanan pangan maka kita sedang fokus dua hal yang pertama adalah UMKM tolong dibeli, kedua ketahanan pangan termasuk ketahanan pangan ini ekspor, Alhamdulillah kita jual kopi di saat pandemi laku ya, kemudian jual ubi jalar dan jahe merah ke Singapura atau Hongkong itu berjalan terus untuk meningkatkan perdagangan, jadi dua itu," tambahnya lagi.
