Ridwan Kamil Lantik Setiawan Wangsaatmaja Jadi Sekda Jabar: Jangan Ada OTT

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelantikan Setiawan Wangsaatmaja sebagai Sekda Pemprov Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung pada Jumat (14/2). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pelantikan Setiawan Wangsaatmaja sebagai Sekda Pemprov Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung pada Jumat (14/2). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi melantik Setiawan Wangsaatmaja atau Iwan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar. Pelantikan diadakan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (14/2).

Dalam sambutannya, Ridwan Kamil mengingatkan Iwan untuk selalu menjaga integritas. Ia menegaskan tak ingin ada pemberitaan terkait pelanggaran integritas, termasuk OTT, di Jawa Barat.

"Saya titip tiga hal, pertama integritas itu harga mati. Saya mendoakan setiap hari jangan sampai ada berita yang terkait dengan pelanggaran integritas, karena OTT di sini atau di sana, siapa pun itu di lingkungan Pemprov Jabar, harus bersama kita cegah, dimulai dari teladan pemimpin-pemimpinnya," kata Ridwan Kamil.

Pesan kedua, Ridwan Kamil meminta Iwan dapat melayani dengan sepenuh hati, karena akan menjadi tempat keluh kesah atau curhat para petugas. Ketiga, Iwan diharapkan menjalankan tugas secara profesional dan cerdas, terutama dalam memahami dan menyikapi era 4.0 ini.

"Ketiga adalah profesionalisme kita harus menjadi pemerintah daerah yang cerdas, inovatif, relevan bisa memahami apa itu 4.0 dan antisipasinya untuk kita semua," ucap dia.

Pelantikan Setiawan Wangsaatmaja sebagai Sekda Pemprov Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung pada Jumat (14/2). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Selanjutnya, Ridwan Kamil berpesan agar Iwan melakukan reformasi birokrasi mewujudkan visi serta misi yang telah dicanangkan demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Serta, Iwan diharap bisa menjaga hubungan harmonis dengan legislatif.

"Dalam UU bahwa pemerintahan daerah terbagi dalam eksekutif dan legislatif, maka hubungan dengan DPRD harus lancar. Karena kemajuan mesin Jabar Juara memiliki dua mesin, dari eksekutif dan legislatif," terang dia.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil . Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Ridwan Kamil juga mengingatkan jabatan Sekda Jabar yang diemban Iwan hanyalah sementara, karena apa pun jabatan ada akhirnya.

"Semua dari kita berdiri hanya sementara. Ada pelantikan, ada pemberhentian. Ada awal, ada akhir. Kita hanya mendoakan semua yang sedang berdiri mengakhiri jabatannya dengan khusnul khatimah seyogyanya hanya kekuasaan yang diberikan Allah itu hanya sementara," jelas dia.

"Gunakan jabatan sebagai sarana untuk membawa perubahan," lanjut dia.

Sementara itu, Iwan menegaskan akan menjalankan jabatan Sekda Jabar sebaik-baiknya sesuai arahan Ridwan Kamil. Dia mengaku tidak asing lagi dengan Jabar, karena pernah bertugas di Pemprov Jabar selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

"Itu amanat Pak Gubernur yang perlu saya pegang betul, dan harus dijalankan dalam masa ke depan ini," tegas dia.

Setiawan Wangsaatmaja (tengah) usai dilantik sebagai Sekda Pemprov Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung pada Jumat (14/2). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Terkait dengan harapan, Iwan mengaku bakal bertugas sesuai tupoksi untuk membantu gubernur dan wakil gubernur menyusun kebijakan serta mensinergikan hubungan antara seluruh organisasi perangkat daerah.

"Saya sebagai Sekda harus punya peran membantu kepala daerah untuk mensinergikan seluruh organisasi perangkat daerah," kata dia.

Iwan terpilih sebagai Sekda Jabar melalui mekanisme lelang jabatan terbuka. Ia sebelumnya menjabat Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB).

Iwan menggantikan Iwa Karniwa yang terjerat kasus dugaan suap izin proyek Meikarta.

kumparan post embed