Romy Kembali Singgung Khofifah Terkait Kakanwil Kemenag Jatim

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Terdakwa kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Muhammad Romahurmuziy (kanan)  di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (18/12). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
zoom-in-whitePerbesar
Terdakwa kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Muhammad Romahurmuziy (kanan) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (18/12). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy berkukuh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mempunyai andil dalam pengusulan Haris Hasanudin menjadi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur. Menurut Romy, Khofifah sempat meminta Haris dibantu.

Romy mengaku sempat bertemu Khofifah dalam acara deklarasi Ketua Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) di Jawa Timur, Oktober 2018.

Romy mengaku sempat mengonfirmasi soal dukungan terhadap Haris kepada Khofifah. Khofifah, menurut Romy, menyebut hal itu sesuai perintah pimpinan Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kiai Asep Saifudin Chalim.

"Saya mengonfirmasi, betul enggak, Haris itu sudah seperestuan? Saya bahasa persisnya lupa, kurang lebih begitu. Bu Khofifah mengatakan 'itu Kiai Asep yang minta Gus, dibantu saja', Ya, sudah," kata Romy seraya menirukan ucapan Khofifah dalam persidangan, Rabu (18/12).

Romy mengaku, sebelum bertemu Khofifah, ia telah bertemu Asep dan Roziqi di acara tersebut. Menurut Romy, Roziqi yang lebih awal minta bantuan agar Haris menjadi Kakanwil definitif.

"Roziqi minta Haris sebagai Plt yang sudah dilantik menjadi Kakanwil Kemenag Jatim yang definitif. Saya lupa kalimat persisnya, 'tolong bantuannya Gus untuk menjadi Kakanwil Kemenag Jatim'," tutur Romy.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai saksi pada sidang kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama, Rabu (11/12). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Romy mengaku sempat menanyakan restu Khofifah atas Haris.

"Dia (Roziqi) merespons, kalau Pak Kiai dia akan bilang sendiri sama Gus Romy, tapi kalau Bu Khofifah, Gus Romy bisa konfirmasi langsung karena Bu Khofifah akan hadir," ucap Romy.

Romy mengatakan pertemuan dengan Haris itu di rumah Asep. Sesaat setelah Roziqi menyampaikan itu, Asep menyampaikan hal permintaan agar Haris didukung oleh Romy. Hal itu disampaikan di acara tersebut. Romy juga menanyakan restu Khofifah kepada Romy.

"Maka kemudian saya tanyakan hal yang sama ke Kiai Asep, bagaimana Bu Khofifah, kira-kira begitu. 'Nanti sampean konfirmasi langsung, saya juga nanti pastikan tidak ada masalah dengan Bu Khofifah," ujar Romy seraya menirukan ucapan Asep.

Romy juga sempat bertemu denga Haris di acara tersebut, namun saat itu Haris tidak menyampaikan permintaan agar dibantu menjadi Kakanwil Kemenag Jatim. Saat itu, Haris sedang mengikuti seleksi jabatan di lingkungan Kemenag RI.

Saat bersaksi di persidangan beberapa waktu lalu, Khofifah membantah ucapan Romy lantaran saat itu belum mengenal Haris.

kumparan post embed

"Tidak, karena saya belum kenal Pak Haris, pada deklarasi awal Oktober, saya belum kenal Pak Haris. Saya juga enggak tahu ada Plt di Kanwil Kemenag Jatim," kata Khofifah.

Romy sebelumnya juga menyebut sejumlah nama berperan dalam kasusnya, termasuk Khofifah. Romy menyebut, Khofifah ikut merekomendasikan nama Haris sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jatim.

Khofifah membantah telah melakukan intervensi dalam pengangkatan Haris dari Plt Kakanwil Kemenag Jatim menjadi Kakanwil definitif. Meskipun, ia mengakui, mertua Haris, Roziqi, merupakan ketua timsesnya di Pilkada Jatim.

Dalam kasus ini, Romy didakwa menerima suap bersama eks Menag Lukman Hakim Saifuddin sebesar Rp 325 juta dari Haris Hasanuddin.

Selain itu, Romy juga didakwa menerima suap Rp 91,4 juta dari eks Kanwil Gresik Muhammad Muafaq. Suap diduga terkait jual beli jabatan di lingkungan Kemenag.