Rumah Koordinator 'Masyarakat Pati Bersatu' Dibakar, Pelaku Terekam CCTV

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tangkapan layar CCTV rumah koordinator MPB. Dok: Ist.
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar CCTV rumah koordinator MPB. Dok: Ist.

Rumah Koordinator Masyarakat Pati Bersatu (MPB), Teguh Istiyanto, dibakar orang tak dikenal pada Jumat (3/10/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Api cepat diketahui sehingga tidak sampai membesar.

Aksi pembakaran yang dilakukan dua orang itu terekam CCTV milik Teguh.

Dalam rekaman, tampak dua orang berboncengan sepeda motor berhenti di depan rumah Teguh di Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.

Salah seorang pelaku menyiramkan cairan yang diduga bensin ke rumah. Sesaat kemudian, pelaku lain menyalakan api hingga kobaran muncul, lalu keduanya melarikan diri.

Rekaman CCTV dari dalam rumah menunjukkan api berkobar dari luar pada pukul 04.12 WIB. Suara azan subuh juga terdengar dalam rekaman tersebut.

'Ibu Bangun untuk Salat, Lihat Api'

2 pelaku pembakaran terekam CCTV. Dok: Ist.

Teguh membenarkan kejadian itu. Menurutnya, peristiwa pembakaran pertama kali diketahui ibunya yang bangun untuk salat subuh.

“Pagi-pagi, ibu saya bangun untuk salat. Saat itu melihat api berkobar-kobar dan langsung berteriak,” ujar Teguh.

Mendengar teriakan sang ibu, Teguh bersama istri dan anak-anaknya bergegas keluar rumah. Ia mendapati bagian depan rumah sudah terbakar.

“Saya lihat ternyata memang ada api. Kemudian saya minta anak mengambil air dari kamar mandi untuk menyiram,” katanya.

Menurut Teguh, barang-barang yang terbakar mayoritas berada di tokonya, seperti tempat sampah, botol-botol bekas, sapu, dan keset.

“Alhamdulillah api tidak sampai membakar bagian dalam rumah. Kami bersyukur kepada Tuhan karena diberikan keselamatan,” ucapnya.

Polisi Sudah Olah TKP

Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan.

“Betul, tadi sudah dilakukan olah TKP. Namun, kami masih melakukan konfirmasi lebih lanjut terkait kejadian ini,” kata Hafid.

MPB selama ini menuntut pemakzulan dan penindakan hukum terhadap Bupati Pati Sudewo yang menjabat pasca-kenaikan PBB-P2 yang viral bulan Agustus lalu.