Rupa-rupa Perayaan Tahun Baru 2019: Nikah Massal hingga Diguyur Hujan

Tahun baru 2019 resmi berlalu. Banyak cara yang dilakukan untuk menikmati serunya suasana di malam pergantian tahun.
Di Jakarta, hujan deras mengguyur sejak hari berganti malam. Kendati begitu, antusias masyarakat untuk mengikuti perayaan malam tahun baru 2020 tidak surut begitu saja.
Mulai dari panggung hiburan rakyat, pesta kembang api, hingga gelaran nikah massal jadi suguhan utama perayaan tahun baru di ibu kota.
Seperti di puncak perayaan tahun baru 2020 di Taman Impian Jaya Ancol. Di kawasan pantai utara Jakarta ini, perayaan terpusat di tiga titik, yakni Pantai Festival, Pantai Karnaval dan Pantai Lagoon.
Diperkirakan lebih dari 60 ribu pengunjung memadati kawasan pantai Ancol di penghujung 2019 ini.
Pesta kembang api terbesar dipusatkan di Pantai Lagoon. Department Head Communication Ancol, Rika Lestari, menyebut kembang api akan ditempatkan sepanjang 600 meter dan menyala selama 10 menit.
"Pesta kembang api selama 10 menit di 600 meter Pantai Lagoon. Paling utama di sini, musical fireworks di Pantai Lagoon," kata Rika di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (31/12).
Sementara di Bundaran HI, Panggung hiburan diisi oleh artis-artis ternama, mulai dari Rhoma Irama, Wali, hingga Joy Tobing. Acara ini juga dimeriahkan oleh Indra Bekti dan Chika Jessica sebagai pembawa acara.
Pengunjung yang datang tak melulu dari Jakarta. Masyarakat dari luar Jakarta turut menikmati detik-detik bergantinya tahun 2019 di panggung hiburan Bundaran HI.
"Ingin nonton tahun baruan, juga pas liburan anak-anak. Berangkat ke sini dari hari Jumat," kata warga asal Garut, Eutik (47) di kawasan HI, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (31/12).
Di Balai Kota DKI Jakarta, malam pergantian tahun dirayakan dengan gelaran nikah massal. Tak tanggung-tanggung, ada 631 pasangan yang mengikuti nikah massal tahun ini.
Nikah massal ini diadakan untuk menikahkan pengantin baru ataupun sidang isbat--permohonan pengesahan nikah--bagi para pengantin yang belum memiliki surat nikah.
Salah satu pasangan yang menjadi peserta nikah massal kali ini adalah Adjid Effendi (77) dan Rimih (55) tahun. Keduanya tercatat sebagai pasangan tertua yang mengikuti nikah massal.
Momen spesial bagi keduanya juga hadir dalam gelaran nikah massal kali ini. Pasangan asal Jakarta Timur ini memperoleh hadiah umrah dari ustaz sekaligus penceramah kondang Adi Hidayat.
Hadiah ini memang sengaja disiapkan. Pasangan tertua itu bakal mendapat fasilitas umrah bintang 5.
"Berangkat umrah menggunakan fasilitas bintang 5. Saya ingin katakan bintang 5 tidak hanya dikhususkan bagi orang yang punya kemampuan, tapi mudah bagi Allah menggerakkan tangan-tangan di dunia supaya bisa dinikmati semua orang," ujar Adi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (31/12).
Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut hadir dalam acara nikah massal di penghujung 2019 yang digelar di halaman Balai Kota ini. Dalam kesempatan tersebut, Anies menyampaikan beberapa pesan dan doanya bagi para pengantin baru.
"Malam yang ada hujan ini insyaallah penanda keberkahan bagi kita semua. Ibu bapak yang berbagai, sebagai pasangan suami istri, izinkan kami atas nama Pemprov ucapkan selamat," kata Anies dalam sambutannya di Balai Kota, Jakarta, Selasa (31/12).
"Semoga pernikahan malam hati ini jadi babak baru yang mengantarkan bapak ibu dalam sebuah keluarga yang selalu dalam keberkahan Allah," tuturnya.
