Rusia dan China Gelar Patroli Laut Bersama di Pasifik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal angkatan laut dari Rusia dan China melakukan patroli militer maritim bersama di perairan Samudra Pasifik, Sabtu (23/10).  Foto: Kementerian Pertahanan Rusia/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Kapal angkatan laut dari Rusia dan China melakukan patroli militer maritim bersama di perairan Samudra Pasifik, Sabtu (23/10). Foto: Kementerian Pertahanan Rusia/via REUTERS

Rusia dan China melakukan patroli laut bersama di bagian barat Samudra Pasifik selama satu pekan. Patroli tersebut dipantau oleh oleh pemerintah Jepang.

Dikutip dari Reuters, sebanyak sepuluh kapal kedua negara itu berlayar melalui Selat Tsugaru pada Sabtu (16/10). Selat yang memisahkan pulau utama Jepang dan pulau Hokkaido itu dianggap sebagai perairan internasional.

"Kelompok kapal melewati Selat Tsugaru untuk pertama kalinya sebagai bagian dari patroli," kata Kemenhan Rusia dikutip Reuters.

Rusia mengatakan patroli itu untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Asia-Pasifik dan kegiatan ekonomi maritim antara kedua negara tersebut.

Kapal angkatan laut dari Rusia dan China melakukan patroli militer maritim bersama di perairan Samudra Pasifik, Sabtu (23/10). Foto: Kementerian Pertahanan Rusia/via REUTERS

Sementara itu, Kemenhan China menegaskan patroli itu bertujuan untuk menjaga stabilitas strategis internasional dan regional.

"Lebih mengembangkan kemitraan strategis komprehensif China-Rusia di era baru, meningkatkan kemampuan aksi bersama kedua belah pihak," tulis Kemenhan China.

Dalam situsnya, Kemenhan China mengatakan operasi itu adalah bagian dari kerja sama tahunan antara kedua negara. Kerja sama itu juga tidak menargetkan negara lain atau pihak ketiga.

Dikutip dari NHK, terkait patroli itu, Jepang terus memantau pergerakan kedua angkatan laut negara tersebut. Pada Minggu (17/10), kapal patroli itu dilaporkan telah melewati Selat Osumi di bagian Jepang selatan.

Patroli gabungan disebut sebagai langkah memperkuat hubungan China dan Rusia. Sebab, hubungan kedua negara itu dengan Barat memburuk akibat latihan kerja sama di Laut Jepang pada awal Oktober 2021.

***

Jangan lewatkan informasi seputar Festival UMKM 2021 kumparan dengan mengakses laman festivalumkm.com. Di sini kamu bisa mengakses informasi terkait rangkaian kemeriahan Festival UMKM 2021 kumparan, yang tentunya berguna bagi para calon dan pelaku UMKM.

embed from external kumparan