Rusia Laporkan 25.033 Kasus COVID-19 dan 749 Kematian dalam 24 Jam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang wanita berjalan melewati ambulans yang diparkir di luar Rumah Sakit di Saint Petersburg, Rusia (17/6). Foto: Alexander Demianchuk/TASS via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita berjalan melewati ambulans yang diparkir di luar Rumah Sakit di Saint Petersburg, Rusia (17/6). Foto: Alexander Demianchuk/TASS via Reuters

Rusia melaporkan kasus harian penularan COVID-19 pada Minggu (11/7). Tercatat ada 25.033 kasus baru dalam kurun 24 jam.

Selain melaporkan tambahan kasus baru, Rusia juga melaporkan tambahan pasien COVID-19 meninggal dunia. Dalam 24 jam sebanyak 749 pasien dinyatakan meninggal.

Dikutip dari Reuters, Senin (12/7), dengan tambahan itu, kini jumlah kasus positif COVID-19 di Rusia mencapai 5.783.333 orang. Sedangkan kematian menjadi 143.002 orang.

kumparan post embed

Jumlah pasti kematian akibat COVID-19 di Rusia masih belum jelas. Sebab Badan Statistik Federal Rusia memiliki data berbeda dari data resmi Kementerian Kesehatan.

Pada Jumat (9/7), mereka menyebut telah ada 290.000 kematian akibat COVID-19. Jumlah itu akumulasi dari April 2020 hingga Mei 2021.

Staf medis menggunakan alat pelindung diri (APD) melihat perawatan pasien terinfeksi virus corona di Istana Es Krylatskoye, Moskow, Rusia. Foto: Maxim Shemetov/REUTERS

Meski kasus virus corona makin melonjak, Pemerintah Rusia memastikan tak akan memberlakukan lockdown.

"Tidak ada yang mau lockdown dan iya itu bukan untuk diperdebatkan," kata jubir Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov.

Selama 2021 ini, meski lonjakan kasus COVID-19 di Rusia beberapa kali terjadi, opsi lockdown selalu disingkirkan. Rusia bahkan menggelar acara yang mengundang kerumunan salah satunya Piala Eropa 2020.